Salah satu kekuatan terbesar Internet adalah kemampuannya untuk membawa orang-orang dengan minat yang sama, apakah itu gamer, pemain gitar, pelaku bisnis, entrepreuner dan berbagi pengalaman saling mendukung satu sama lain akan di bawah dalam sebuah kotak, ya komunitas bisnis online.

Keberadaan media sosial dan platform benar-benar memudahkan orang-orang untuk berinteraksi. Ketika terjadi interaksi, maka terciptalah komunikasi. Hadirnya komunikasi menjadikan terbentuk yang namanya komunitas itu. Dan masyarakat pengguna online dapat menjadi kekuatan yang kuat untuk sebuah bisnis.

Masyarakat yang telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir kadang-kadang tidak terafiliasi dalam sebuah komunitas bisnis tertentu, tetapi jauh lebih dari itu, apakah Anda atau perusahaan tidak ingin membangun dan mengembangkan masyarakat itu sendiri. Tentu ingin bukan? Lalu bagaimana? Simak dan terapkan lima tips membangun komunitas online yang kuat berikut. Dan mulailah jadi yang lebih kreatif, sebab usaha bukan soal kapan menunggu berhasil, tetapi kapan harus memulai.

1. Miliki massa kritis dan pelanggan bergairah

Pertama, titik komunitas online adalah bahwa hal itu menjadi tempat di mana orang-orang yang berpikiran terlibat satu sama lain. Jika pelanggan tidak benar tertarik pada merek Anda, mulai adakan sebuah acara di komunitas online yang menarik minat anggota.

Bagaimana Anda tahu jika Anda memiliki brand yang cukup bersaing? Ini cenderung menjadi hal yang meresahkan. Tak perlu cemas dengan hal itu, ambil inisiatif dari faktor relationship yang lebih baik untuk berinteraksi. Menjadi terbuka pada anggota akan membuatnya tetap bertahan, dan itu adalah sebuah hal positif.

Jadi menciptakan sebuah komunitas bukan tentang ukuran perusahaan Anda, pendapatan tahunan atau jumlah pelanggan; itu tentang semangat para pelanggan ‘untuk produk Anda’.

Baca juga 5 Langkah Mudah Menjalankan Bisnis Digital Marketing Anda

2. Berikan kendali

Anda mungkin telah membangun masyarakat dan mengelolanya, tetapi Anda harus mengakui bahwa itu benar-benar milik pengguna. Pastikan komunikasi pelanggan-ke-pelanggan cukup baik, ambil napas dalam-dalam dan pahami bahwa cara tercepat untuk membunuh sebuah komunitas adalah mencegah diskusi terbuka itu sendiri. Maka ciptakanlah sebuah ruang diskusi yang santun dan asik.

Jangan pernah menghapus pos (kecuali itu spam). Juga hindari membersihkan umpan balik negatif. Ingat bahwa masyarakat dapat menjadi realitas dan mekanisme umpan balik yang sangat berharga. Salah satu alasan Anda memulai komunitas di tempat pertama adalah karena Anda tahu tidak memiliki semua jawaban, kan?

Baca juga Mengenal Calon Konsumen Dari 10 Tipe Pengguna Instagram

3. Berikan Pengetahuan seputar Produk dan Bisnis

Sebuah komunitas yang benar-benar energik adalah tempat untuk mendapat pengalaman lebih banyak di dalamnya. Kita, misalnya, tidak hanya forum diskusi, tetapi juga area permintaan fitur bagi pelanggan untuk memberikan wawasan ke dalam apa yang ingin mereka lihat di produk yang akan datang, basis pengetahuan bisnis, sebuah lowongan, perangkat lunak dan banyak lagi.

Baca juga Apa Hubungan Psikologi Dengan Marketing? Simak Strategi Berikut

4. Bersiaplah untuk berinvestasi di bidang infrastruktur

Ujung tombak sebuah komunitas online tidak terjadi secara otomatis – Anda membutuhkan tim dan perangkat lunak yang tepat. Jangan takut untuk mengembangkan dan menambah pengeluaran. Bukankah sebuah pertumbuhan membutuhkan sistem dan mekanisme yang mendukungnya terjadi. Dan putuskan untuk berinvestasi dalam perangkat yang disesuaikan dengan perkembangan masyarakat bisnis. Mengapa? Karena masyarakat membutuhkan teknologi untuk penunjang.

Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah tidak adanya seorang karyawan yang didedikasikan khusus untuk mengamati komunitas. Leburkan karyawan bersama komunitas untuk berlangganan dan berpartisipasi. Tapi ingat, itu bukan tempat kita untuk mengganggu komunikasi pelanggan-ke-pelanggan, sehingga tidak akan masuk akal untuk memiliki monitor resmi.

Baca juga Meningkatkan Traffic Website Dengan Mudah

5. Jangan terpaku pada ukuran

Kita hidup dalam waktu ketika aturan didasarkan pada ukuran – semua orang ingin untuk dapat melihat dashboard dan melihat bagaimana tren kegiatan yang berlangsung. Sulit untuk mengukur ROI dari komunitas online. Jika masyarakat online kuat, Anda tahu itu, dan itulah kemenangan dalam dan dari dirinya sendiri. Jadi, bisa jadi metrik sederhana untuk menilai komunitas kami adalah nilai – jumlah posting.

Sekarang mulailah usahamu, gabung dan ciptakan komunitasmu serta jadilah yang lebih kreatif. Sebab usaha bukan soal kapan menunggu berhasil, tetapi kapan harus memulai.