Kekhawatiran saat belanja online adalah takut kena tipu. Bisa-bisa barang yang Anda pesan tidak dikirim. Namun, tenang saja. Tidak semua toko online menipu pembelinya. Ada banyak toko online yang benar-benar melayani pembelinya.

Atau, Anda pernah ditipu sebelumnya? Lalu, Anda kapok menjadi korban penipuan berikutnya?

Berikut ini 6 ciri yang sering dilakukan oleh penipu toko online. Dengan mengetahui ciri-ciri ini, diharapkan Anda bisa lebih smart dan waspada. Jadi, Anda bisa bedakan mana toko online yang benar-benar bonafit dan mana toko online yang menipu.

 

1. Mengirimkan promosi lewat sms

Trik ini paling banyak dilakukan oleh kawanan penipu. Mereka secara acak mengirim sms yang berisi tawaran produk-produk berharga yang super murah. Produk yang ditawarkan mulai dari ponsel, kamera, laptop, dsb. Aneh bukan? Kita tahu sendiri produk itu harganya mahal, namun dijual dengan harga super murah.

Mereka berharap dari 1000 sms yang terkirim bisa menjaring 10-100 orang yang tertipu. Untuk menyakinkan mereka, para penipu tidak ragu mencantumkan alamat website abal-abal yang jelas-jelas penipuan.

2. Nomor pengirim tidak sama dengan nomor yang tercantum di sms

Mereka mengirimkan sms dengan nomer yang berbeda. Nomer yang mereka cantumkan tidak sama dengan nomer pengirim. Aneh bukan? Padahal, mereka yang menawarkan produk. Dari ketidaksamaan nomer itu, kita tahu bahwa itu penipuan.

Cukup Anda biarkan saja sms yang masuk dengan penawaran seperti itu. Mereka menggunakan aplikasi pengirim sms massal (sms gateway server). Jadi, mereka bisa dengan mudah mengirimkan sms ke ribuan nomer. Jika Anda balas sms tersebut dan komplain ke nomer yang tercantum dalam sms, si pemilik nomer bisa mengelak bahwa bukan mereka yang mengirim sms tersebut.

Baca juga Tidak Bisa Mengawali Bisnis Online? Terapkan 6 Tips Berikut

3. Barang super murah

Ciri-ciri yang paling menyolok adalah harga yang super murah. Beberapa barang di pasaran memang mahal, namun mereka menjualnya dengan super murah. Kamera di pasaran dijual 7 juta, mereka menjualnya seharga 3 juta.

Dengan melihat harga super murah, diharapkan korban tergiur dan tertarik membelinya. Siapa sih yang tidak tertarik dengan harga yang kelewat murah untuk barang yang mahal?

Cara mengatasinya yakni dengan membandingkan harga di penjual itu dengan harga di pasaran. Jika kelewat super murah, kemungkinan itu penipuan.

Baca juga Mengenal Konsumen Dari 10 Tipe Pengguna Instagram

4. Tidak ada alamat toko

Sebuah toko harus punya alamat. Masa punya toko tidak ada alamatnya? Minimal mereka punya alamat rumah, alamat kos, atau alamat tempat tinggal sebagai alamat toko.

Jika mereka tidak mencantumkan alamat toko, setidaknya mereka memberitahu lokasi mereka berada. Tujuannya agar Anda tahu kredibilitas penjual tersebut.

 

5. Anti Rekening Bersama (Escrow)

Untuk produk yang harganya mahal, untuk transaksi menggunakan jasa rekening bersama (rekber). Tujuannya untuk menghindari penipuan. Nah, kawanan penipu ini anti rekber. Jika mereka benar-benar berjualan, buat apa takut menggunakan rekening bersama?

Penipu ini inginnya Anda langsung transfer ke rekening mereka. Begitu dapat uangnya, mereka langsung kabur dari Anda. Barang tidak akan pernah dikirim.

Baca juga Anda Susah Dalam Mengembangkan Toko Baju? Terapkan 5 Tips Berikut

6. Terlihat janggal apa yang tercantum dalam website mereka

Amati dengan baik website mereka. Pasti ada kejanggalan dengan tampilan, foto dan tulisan di website mereka. Fotonya bisa tidak tertata dengan baik, tulisannya begitu kacau, dan selalu menekankan untuk transfer.

Mereka memasang foto bukti pengiriman barang seperti TIKI atau JNE yang diambil dari Google. Selain itu, mereka tidak menunjukkan alamat toko mereka. Dalihnya, mereka fokus ke jualan online.

 

Bagaimana dengan ciri-ciri penipuan online tersebut?

Apakah Anda pernah terkena satu di antaranya?

JIka ada ciri yang lain, Anda bisa berbagi dengan kami di kolom komentar.