Seiring strategi pemasaran digital lainnya telah berevolusi, sebuah pertanyaan yang terus berlanjut adalah: “Apakah pemasaran dengan email masih penting?” Bukankah sekarang sudah ada Facebook Ads ? Google Adwords ? Dan digital marketing lainnya ?

Jawaban singkatnya, iya. Membuat strategi pemasaran dengan email yang kuat akan membantu Anda menjangkau dan terhubung dengan audience target Anda dengan cara yang dipersonalisasi dan meningkatkan penjualan dengan biaya terjangkau. Sama seperti platform dan media lain telah berubah, alat pemasaran email memberi bisnis Anda kemampuan untuk menjangkau pelanggan lebih mudah dari sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya, mari simak 9+2 alasan Email Marketing penting bagi bisnis Anda :

1. Tetap terhubung dengan audience Anda

Email memiliki kemampuan untuk tetap memastikan pelanggan Anda mendapatkan informasi. Konsumen bisa mengecek email mereka bila nyaman bagi mereka. Ini bisa memberi mereka perasaan bahwa Anda memikirkannya. Email ini bisa sesederhana mengatakan: “Hai, Anda ada di pikiran kita, inilah penawaran khusus!” Atau “Inilah kabar terbaru tentang apa yang telah terjadi di sini dalam beberapa pekan terakhir.”

Apa bedanya dengan Social Media dalam memberi informasi ? Social Media lebih banyak fokus untuk menjangkau audience baru, sedangkan email marketing untuk menjangkau mereka yang memang sudah terdaftar dalam daftar email Anda atau pelanggan lama Anda.

Mereka yang telah mendaftarkan email-nya (subscribe) telah membuat komitmen untuk menerima informasi tersebut. Jadi mereka mungkin akan menikmati email ini (selama Anda memberi mereka sesuatu yang layak untuk dibaca) dan ini akan meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan Anda.

Baca juga : Kamus Istilah dalam Digital Marketing (A-B)

2. Menjangkau pelangan secara real time

Menurut Litmus, 54% dari semua email dibuka pada perangkat mobile. Ini penting  saat merencanakan strategi pemasaran apa pun. Artinya apa ? Email menjadi salah satu media pemasaran yang dapat dibuka sewaktu-waktu oleh konsumen, dimanapun mereka berada, khususnya pada saat mereka mobile. Email yang dirancang dengan baik menghasilkan tingkat konversi yang lebih tinggi di seluler daripada media lainnya. Hit mereka di mana saja!

3. Orang engage dengan email

Email menjadi salah satu media komunikasi saat ini. Anda dapat menggunakan email untuk mengarahkan orang ke situs web Anda, untuk mengangkat telepon dan menelepon atau ajakan bertindak lainnya. Bahkan, hampir 50% penjualan produk fashion milik client saya didapatkan dengan email marketing.

pentingnya email marketing
Engagement melalui email

Baca juga : Aplikasi Yang Wajib Dimiliki Pebisnis Online

4. Email marketing mudah untuk melakukan pengukuran

Bagi seorang Digital Marketer untuk mempunyai data yang dapat dipakai untuk menyusun strategi pemasaran, khususnya dalam dunia digital, sangatlah penting. Sebagian besar alat pemasaran email (email marketing tools) menawarkan kemampuan untuk melacak apa yang terjadi setelah Anda mengirimkan kampanye email Anda.

Anda dapat melacak :

  • Delivery rates : berapa banyak email yang terkirim
  • Bounce rates : berapa persentase pesan terkirim yang tidak dapat dikirim. Contoh dari 100 email yang dikirim, ternyata hanya 80 email yang sampai. Maka bounce rate-nya adalah 20%. Bisa saja karena alamat email yang tidak valid, server email menemukan masalah, seperti kotak pesan yang telah mencapai kapasitas.
  • Open rates : berapa banyak yang membuka email tersebut.
  • Click through rates : berapa banyak yang meng-klik tautan yang ada di email tersebut.
  • Unsubscribe rates : berapa banyak yang berhenti berlangganan (unsubscribe) saat menerima email tersebut.
  • Conversation rates : berapa banyak terjadi konversi (bergabung maupun berbelanja) akibat dari email tersebut. Biasanya report seperti ini ada pada email marketing tool khusus e-commerce, seperti Alpha Mail, yang dapat terintegrasi dengan platform toko online Anda.
Contoh report pada Active Campaign

Ini memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kampanye email Anda bekerja, mana yang harus di-tweak atau yang mana yang harus dieliminasi sama sekali. Metrik ini tidak boleh diabaikan. Mereka adalah bagian penting dari kampanye pemasaran internet Anda secara keseluruhan. Meskipun ada berbagai penelitian dan survei yang menyajikan angka “optimal” untuk dituju, semuanya bergantung pada industri dan target pemirsa Anda masing-masing.

5. Harganya terjangkau

Sebut saja SendGrid, layanan pemasaran email ini berharga $ 0,0006 (atau sekitar Rp. 8,-) per pesan yang terkirim di tingkat Email Pemasaran Platinum mereka. Bayangkan, itu jauh lebih murah dari biaya SMS apalagi cara tradisional seperti cetak brosur atau pengiriman surat ke rumah masing-masing.

6. Memungkinkan untuk pesan yang ditargetkan

Sekarang mari kita bicara tentang pentingnya email marketing ketika harus lead nurturing (“mengasuh” prospek). Ide utamanya di sini adalah bahwa calon pelanggan Anda berada pada tahap siklus pembelian yang berbeda sehingga perlu memberikan konten yang berbeda pula.

  • Beberapa mungkin berada dalam tahap “pertimbangan”, sehingga perlu diberi konten tentang testimonial.
  • Sementara yang lain mungkin sedang dalam tahap “membandingkan”, sehingga perlu diberi konten tentang promo.
  • Dan yang lainnya mungkin sudah dalam tahap “siap beli”, sehingga perlu diberi konten yang mendorong mereka untuk segera “add-to-cart“.

Mensegmentasi pelanggan dalam daftar pemasaran email yang tepat dapat membantu bisnis mentarget kelompok-kelompok ini dengan lebih efektif. Hal-hal seperti ini, memungkinkan dapat kita lakukan dengan Email Marketing.

Baca juga : Promosi Efektif Untuk Bisnis Online

7. Meningkatkan Brand Awareness

Tidak, media sosial bukanlah satu-satunya platform yang membantu brand awareness perusahaan. Memiliki alamat email pelanggan atau prospek berarti satu hal: mereka menunjukkan ketertarikan pada bisnis Anda. Email marketing memberi Anda kemampuan untuk meningkatkan tingkat minat tersebut, yaitu brand awareness, dengan tetap membuat merek kita berada di puncak pikiran mereka.

Caranya bukan dengan mengirim email setiap hari, apalagi email itu hanya berupa tawaran-tawaran produk saja, tapi bisa juga dengan memberi value kepada prospek berupa konten yang bermanfaat.

Sebagai contoh, berikut email dari GatsuOne, Koleksi Fashion Jepang Terbaik :

Credit : GatsuOne

8. Tepat waktu

Karena email dapat dikirim dengan tepat waktu, maka ini dapat menjadi saran promosi untuk penawaran bagi produk Anda, seperti :

  • Promo khusus ketika pelanggan ulang tahun
  • Promo khusus karena menjelang musim liburan
  • Pemberitahuan bahwa produk yang mereka beli 30 hari yang lalu telah habis, apakah mereka tidak ingin membeli lagi ?
  • Dan sebagainya.

9. (Hampir) Setiap orang menggunakan email

Survei Hubspot menyebutkan bahwa 91% konsumen menggunakan email. Saat ini smartphone sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, bukan ? Dan Anda tentu tahu bahwa smartphone tersebut dapat dipakai setelah kita mendaftarkan email kita.Itu saja sudah cukup untuk meyakinkan Anda untuk mengeksplorasi alat ini (email).

Saya percaya, di Indonesia setidaknya orang bisa mempunyai 2 email. Satu untuk email pribadi, satu untuk bisnis atau studi. Atau karena mereka lupa password-nya, mereka buat email baru lagi 🙂

Email menyajikan kesempatan yang luar biasa untuk menjangkau pelanggan. Anda tidak hanya dapat memberi mereka diskon, spesial, produk baru dan banyak lagi, mereka dapat membagikan dan meneruskan email Anda kepada siapa pun yang mereka inginkan.

Saya akan menambahkan 2 alasan lagi, khususnya terkait dengan Email Automation.

Sebelumnya apa bedanya Email Marketing dengan Email Automation ? Secara sederhananya Email Automation adalah proses otomatisasi Email Marketing sehingga kita dapat menentukan kapan pesan itu harus terkirim secara otomatis.

Baca juga : Kamus Istilah dalam Digital Marketing. Wajib Tahu! (C, D, E)

Mengapa kita perlu mengirim email secara otomatis (email automation) ?

10. Menyempurnakan proses pemasaran Anda

Salah satu efek samping yang bagus dari penerapan email automation adalah ini mengharuskan Anda untuk memvisualisasikan strategi perjalanan dan pemasaran pelanggan Anda untuk menciptakan proses di sekitar mereka. Jadi intinya kita harus membuat “perjalanan” dari status sebagai prospek sampai menjadi pembeli, bahkan membeli lagi.

Berikut adalah contoh sederhana email automation yang dibuat oleh Asia Commerce untuk menangani pendaftaran workshop Asia Commerce :

Credit : Asia Commerce

Dapat dilihat disini, ketika seseorang mendaftar untuk ikut workshop mereka, secara otomatis email automation mereka, yang menggunakan Active Campaign, akan mengirim email invoice. Kemudia ada kondisi yang dibuat disana. Jika mereka sudah membayar, mereka ada diberi tag paid“, kemudian mendapat email lain. Jika orang tersebut belum membayar dalam jangka waktu 1 hari mereka akan mendapat email invoice kedua. Dan ini semua dilakukan secara otomatis, bukan manual.

11. Efesiensi secara biaya dan waktu

Seperti contoh diatas, hal ini akan sangat menghemat waktu dan biaya. Bayangkan saja, jika ada 50 pendaftar workshop saja, apakah kita harus kirim email satu-persatu ke mereka ? itu tentu tidak efisien secara waktu. Atau kita akan mempekerjakan seorang staff untuk ini ? Bisa jadi itu efektif, tapi tidak efisien secara biaya. Ini semua dapat dilakukan dengan sebuah alat yang bernama “email automation“.

Biasanya makin mahal harga produk, maka funnel atau “perjalanan” atau proses “follow up” yang akan dibuat makin panjang. Dan dengan email automation, Anda cukup membuatnya di awal, kemudian biarkan sistem berjalan secara otomatis.

Pastikan alat email marketing Anda mampu membuat funnel seperti ini, seperti Active Campaign dan alat lainnya.