Alibaba makin serius di pasar Indonesia. Salah satu pembuktiannya, data center atau pusat data milik layanan komputasi awannya (Alibaba Cloud), resmi beroperasi di Indonesia.

Perusahan global data center Alibaba Cloud mulai beroperasi di Indonesia, Rabu (15/3/2018) setelah dilakukan simbolis peresmian bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bersama Kepala Asean dan ANZ Alibaba Cloud Raymond Ma dan GM Asia Pasifik Alibaba Cloud Alex Li.

Menkominfo, meminta Alibaba agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia. “Kehadiran Alibaba Cloud Indonesia diharapkan sebagai pusat data global untuk membantu bisnis digital seperti startup, UMKM, dan sebagainya,” tutur Rudiantara di Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Baca juga : Mendorong Perkembangan Ekonomi Digital, Data Transaksi Toko Online Siap Dirilis Bulan Maret 2018

Data center ini merupakan platform cloud publik global pertama di Indonesia, yang menyediakan pilihan lokal bagi pelaku bisnis di Indonesia, terutama UKM dan startupData center Alibaba Cloud juga akan membantu pelanggan di Indonesia dalam hal kecepatan akses data (low latency), serta untuk memenuhi kewajiban menyimpan dan mengolah data di dalam negeri.

“Untuk memaksimalkan potensi ekonomi ini, mereka harus didukung oleh teknologi, infrastruktur, dan para ahli yang dapat membantu mengembangkan dan mengoperasikan bisnis mereka dengan lebih efisien. Tujuan akhirnya adalah menghasilkan pertumbuhan yang kuat bagi ekonomi digital Indonesia,” kata Rudiantara.

alibaba cloud
Alibaba Cloud resmi mulai beroperasi di Indonesia, Rabu (15/3/2018) setelah dilakukan simbolis peresmian bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bersama Kepala Asean dan ANZ Alibaba Cloud Raymond Ma dan GM Asia Pasifik Alibaba Cloud Alex Li.

Data center ini menawarkan rangkaian produk dan layanan cloud mulai dari elastic computing, layanan database, jaringan, keamanan, dan middleware untuk analisis dan big data. Jasa ini juga ditawarkan mulai dari e-commerce, media, teknologi finansial, gaming, logistik, transportasi, dan manufaktur. Selain itu, layanan big data “MaxCompute” memungkinkan pengguna menyimpan dan mengolah data struktural dalam jumlah besar hingga terabyte dan petabyte.

MaxCompute secara khusus menyediakan layanan data intelligence yang canggih seperti mengolah data, menganalisis, dan machine learning guna memberdayakan inovasi dan transformasi bisnis yang didorong oleh data.

Baca juga : Sudahkah Anda Tahu Jika Saat Ini Kita Tengah Berada di Revolusi ke-4 Industri Teknologi???

“Sebagai satu-satunya penyedia layanan cloud global yang berasal dari Asia, Alibaba Cloud memiliki posisi yang unik dalam hal pemahaman budaya dan konteks di wilayah ini sehingga kami dapat menyediakan solusi data intelligence dan kemampuan komputerisasi yang inovatif bagi semua pelanggan di wilayah ini,” ujar General Manager of Asia Pacific Alibaba Cloud Alex Li.

Kehadiran data center ini menyusul setelah kurun dua tahun Alibaba Cloud memantau pasar di Tanah Air. Perkembangan ekonomi digital Indonesia yang terus meningkat, meneguhkan niat mereka menempatkan salah satu data centernya di negeri ini.

“Ekonomi Indonesia sangat berkembang, ini mengingatkan seperti China sepuluh tahun lalu. Ini menghadirkan potensi yang sangat besar, bagusnya cloud computing bukan hal asing lagi di sini” ungkap Raymond Ma, Head of Alibaba Cloud ASEAN and New Zealand.

Raymond menyadari hadirnya data center Alibaba Cloud cukup lama sejak pihaknya menginjakkan kaki pertama kali di Indonesia. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan mereka sebelum mantap membuka data center di Indonesia.

“Kami berdialog dulu dengan startup dan perusahan di Indonesia untuk mengetahui produk apa yang dibutuhkan. Jadi barulah kami launching sekarang,” ujarnya.

Sayangnya, Raymond enggan menginformasikan lokasi persis data centernya. Demikian pula saat ditanyakan berapa besar dana investasi yang telah mereka kucurkan.

Baca juga : Kenapa Harus Menggunakan Software Akuntansi Berbasis Cloud Untuk Mengembangkan Bisnis Anda???

alibaba cloud
Peluncuran data center ini merupakan bagian dari komitmen Alibaba Cloud untuk mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam membentuk 1.000 startup pada tahun 2020.

Untuk pembangunan dan pengoperasian data centernya di Indonesia, Alibaba Cloud menggandeng sejumlah partner lokal, salah satunya PT DCI Indonesia. Selain itu, mereka pun ingin merekut banyak talenta anak negeri.

Dengan keberadaan data center ini, Alibaba Cloud ingin berpartisipasi lebih pada perkembangan ekonomi digital. Layanan mereka diharapkan dapat membantu kebutuhan penyimpanan data bagi para startup di Indonesia.

Layanan Alibaba Cloud dijanjikan akan scalable dengan harga yang terjangkau bagi para pelaku UKM dan Startup. Dengan demikian, para pelaku startup tetap dapat berinovasi dengan biaya yang lebih efisien.

Untuk fleksibilitas, Alibaba Cloud akan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Di mana, para pengguna dapat memilih menaruh datanya di luar atau dalam negeri.

Baca juga : Apa yang Mempengaruhi Perkembangan Mobile Payment Di Indonesia???

Saat ini ada sejumlah perusahaan yang telah menggunakan layanan Alibaba Cloud. Seperti, Tokopedia, GTech Digital Asia, Dwidaya Tour dan Yogrt.

Peluncuran data center ini merupakan bagian dari komitmen Alibaba Cloud untuk mendukung inisiatif pemerintah Indonesia dalam membentuk 1.000 startup pada tahun 2020. Untuk UKM dan startup, akses terhadap layanan cloud yang scalable dengan harga yang terjangkau menjadi sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan bisnis mereka.

 

(Sumber : Detik.com & WartaEkonomi.co.id)