Apa hubungan psikologi dengan marketing?

Anda mungkin mengira tidak ada hubungan sama sekali antara psikologi dengan marketing.

Namun, setelah membaca artikel ini, Anda bisa langsung menggunakan strateginya.

Setiap pengusaha pastinya memiliki strategi tersendiri dalam melakukan marketing dan promosi produknya. Salah satu bagian penting dari seorang pebisnis sukses adalah memahami bagaimana dan mengapa orang berpikir dan bertindak seperti yang ingin mereka lakukan. Memahami prinsip utama psikologi cocok untuk para pebisnis. Juga untuk membantu kita menarik, meyakinkan dan mengkonversi lebih banyak orang dengan konten marketing kita.

Berikut ini akan dijelaskan 12 strategi menggunakan ilmu psikologi dalam menjalankan strategi marketing:

1. Komitmen

psikologi dan digital marketing

Semua orang pastinya menginginkan kejujuran. Karena tidak ada yang ingin dibohongi. Begitu pun dengan pembeli Anda. Usahakanlah untuk memenuhi janji atau jaminan yang Anda katakan pada pembeli atau calon pembeli Anda.

Contohnya adalah ketika Anda menjanjikan hadiah tambahan saat membeli suatu produk dari Anda. Atau berjanji akan membebaskan ongkos kirim.

Anda harus berkomitmen terhadap janji yang anda pegang sehingga pembeli semakin yakin dan percaya bahwa toko online yang didatanginya adalah salah satu toko online terbaik.

2. Wibawa (authority)

psikologi dan digital marketing

Wibawa yang anda miliki akan membuat pembeli merasa dapat mengandalkan Anda. Pembeli akan lebih mudah menerima dan mengolah setiap informasi yang Anda berikan. Selain itu, Anda lebih mudah menginformasikan promo atau produk terbaru kepada pembeli Anda.

Anda dapat mengajak tokoh masyarakat untuk mempromosikan produk atau jasa Anda. Contoh tokoh masyarakat yang dimaksud bisa dengan selebriti. Dengan begini Anda dapat menggunakannya untuk menggapai pasar yang lebih luas dan efektif.

Baca juga : Jenis Musik yang Bisa meningkatkan Produktivitas Kerja

3. Social Proof

psikologi dan digital marketing

Kebanyakan para pebisnis menyadari konsep ini. Social proof atau bisnis sosial adalah teori bahwa orang akan mengadopsi keyakinan atau tindakan sekelompok orang yang mereka sukai atau percaya.

Salah satu cara mudah untuk membuat sebagian besar bukti sosial adalah melalui website atau blog kita. Contohnya dari sumber testimonial pelanggan kita sebelumnya. Pengunjung akan tergerak untuk melihat dan mencoba melakukan hal yang membuat orang sebelumnya bahagia. Selain itu, kita juga bisa menunjukkan jumlah pengikut dari akun sosial media kita.

4. Timbal balik

Jika seseorang melakukan sesuatu untuk kita, kita akan secara alami ingin melakukan sesuatu untuk mereka.  Hal sederhana yang bisa menjadi strategi timbal balik yang baik untuk kita. Bisa mulai dari voucher, souvenir kaos bermerek, ebook eksklusif dan yang lain sebagainya.

Pastikan kita memberikan mereka hal yang GRATIS, sebelum kita mendapatkan nilai sebagai balasannya.

Baca juga : Bagaimana Mengatasi Stres Akibat Tekanan Pekerjaan yang Berat?

5. Priming

Dalam ilmu psikologi, priming dijelaskan sebagai suatu keadaan dimana stimulus atau kejadian menambah informasi tertentu yang telah diingat sebelumnya.

Contohnya saja ketika memainkan sebuah permainan dimana satu orang mengatakan kata, dan yang lainnya segera merespon dengan hal pertama yang terlintas dalam pikiran mereka. Kita bisa membantu pengunjung website mengingat informasi penting tentang merek kita, dan bahkan mungkin mempengaruhi perilaku pemberian mereka.

6. Kelangkaan

Konsep lain dari ilmu psikologi yang biasa digunakan para pebisnis adalah konsep kelangkaan. Prinsip ini akan kembali pada rumus sederhana penawaran dan permintaan yaitu semakin jarang kesempatan, konten, atau produk yang lebih berharga, maka akan semakin mudah orang tertarik untuk memilikinya.

Perlu untuk kita berhati-hati jika ingin menerapkan prinsip ini. Jika kita mendekati konsep kelangkaan seolah-olah barang sangat langka, padahal produk ini sangat populer untuk permintaannya, maka bisa jadi orang akan sangat reseptif.

Baca juga : Pentingnya Personal Branding Untuk Promosi Bisnis

7. Decoy effect

Kita pasti sering melihat ini. Satu titik harga sengaja dimasukkan agar untuk menarik perhatian kita untuk memilih pilihan yang paling mahal. Menyediakan beberapa pilihan produk yang hampir sama dengan harga yang berbeda akan membuat orang memiliki banyak pilihan sebelum ia membeli barang tersebut.

Teknik ini yang sering disebut sebagai teknik decoy effect. Decoy effect adalah teknik psikologis yang sangat kuat dan efektif yang digunakan oleh orang marketing.

8. Recency Illusion

Konsep ini mendenifisikan kondisi manusia yang memerhatikan suatu hal secara terus menerus secara berkala untuk mengetahui hal tersebut pertama kali. Dan rata-rata manusia mengalaminya. Kondisi ini dipengaruhi oleh psikologis manusia dari yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Sehingga manusia akan memerhatikan apa yang ia ketahui dimanapun ia berada.

Baca juga : Manfaat Hashtag Sebagai Strategi Marketing Di Socmed

9. Verbatim effect

Verbatim effect adalah kondisi umum yang dialami manusia dimana ia tidak akan mengingat secara detail setiap informasi yang ia temukan. Namun ia hanya mengingat garis besarnya saja. Kebanyakan orang-orang hanya selalu mengingat garis merahnya atau headline saja.

Manfaatkan kondisi ini! Anda bisa mengimplementasikannya saat Anda membuat kalimat untuk promo Anda.

10. Membangun hubungan sosial

psikologi dan digital marketing

Instagram adalah sebuah tujuan sosial, sehingga ada keterlibatan dengan masyarakat. Mulailah mencari anggota pinterest yang aktif dan bangun koneksi dengan mengikuti mereka, repinning konten mereka dan mengomentari pin mereka. Fitur komentar di instagram masih kurang dimanfaatkan, dan Anda dapat memanfaatkan dan menggunakannya.

11. Menceritakan kisah-kisah dan tambahkan sedikit emosi

Pinterest adalah tempat untuk bercerita. Selain itu juga membantu konsumen menjadi terhubung secara emosional dengan merek anda dengan menyematkan konten yang mengungkapkan hal lebih mengenai kepribadian merek anda daripada hanya sekedar produk. Cek pinboard dari birchbox untuk mendapatkan beberapa ide.

Contohnya produk kecantikan dengan fitur pelayanan langganan untuk ‘unboxing videos’ yang menyenangkan saat orang-orang memulai pembelian dan mengirimkan paket ke pelanggan.

12. Membuat grup pinboards dan crowdsource

Anda bisa membuat group pinboards dan mengundang pengguna lain untuk pin konten mereka di board. Contohnya Anda bisa meminta pelanggan Anda untuk pin gambar mereka saat menggunakan produk Anda. Atau Anda juga bisa mengadakan kontes untuk crowdsource pin.

Mintalah pelanggan untuk meninjau bisnis atau produk di website Anda dan pin kutipan dari review mereka ke pinboard konten khusus Anda.

Bagaimana dengan 12 strategi tersebut? Apakah Anda sudah mengetahui sebelumnya atau belum sama sekali?

Terapkan 12 strategi tersebut untuk memaksimalkan marketing Anda.