Tren fashion di dunia online terutama fashion hijab dari tahun ke tahun saat ini telah banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam lima tahun terakhir. Hal ini pun membuat jilbab sebagai penutup kepala wanita berhijab semakin kaya keragamannya.

Vanilla Hijab adalah sebuah bisnis online yang menjual produk fashion muslim dengan mengedepankan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Melihat peluang bisnis online pada tahun 2013 yang mulai berkembang dan pengguna hijab di Indonesia semakin bertambah. Maka pada Maret tahun 2013 lalu, Vanilla mulai di bangun oleh dua kakak beradik yaitu Atina Maulia sang adik sebagai Founder dan kakaknya Intan Kusuma Fauzia sebagai CEO (Chief Executive Officer). Kakak beradik ini memiliki paham bahwa setiap wanita muslimah dapat bergaya dan tetap menjaga nilai-nilai agama. Datang dari pemahaman tersebut, terbentuklah nilai-nilai sebagai berikut:

  • Bergaya : Menyediakan produk yang disesuaikan dengan tren yang sedang dan akan berkembang.
  • Berkualitas : Produk yang ditawarkan melalui proses kontrol terbaik dari pemilihan bahan sampai dengan produk jadi.
  • Nyaman : Mengutamakan kenyamanan pemakaian kepada konsumen.
  • Ramah : Memberikan pelayanan yang ramah guna menciptakan situasi berbelanja yang nyaman bagi konsumen.

Awal Atina berjualan jilbab secara online yaitu ketika dia coba-coba menjual dengan cara memfoto kain di toko lalu dia memposting di akun instagram online shop miliknya. Saat itu dia ingin olshopnya mempunyai foto produk yang jernih, lucu dan menarik. Jadi sebelumnya dia tidak mengeluarkan modal hanya dengan bermodalkan kamera hp, kain yang dia upload sebenarnya belum dia beli, ketika ada yang minat barulah dia ke toko lagi untuk membeli kainnya lalu di neci ke penjahit kecil. Begitu terus dia lakukan sampai dia paham bahan jilbab yang kualitasnya bagus seperti apa dan pada akhinya dia mempunyai stok bahan sendiri.

Baca juga : Memulai Bisnis fashion Online Untuk Pemula

Saat itu pemasaran yang dia lakukan hanya di instagram dengan spam ke akun selebgram dan para followers pada akun online shopnya yang sudah besar hingga akun yang dia punyai dalam waktu yang singkat sudah mempunyai banyak followers. Sehari dia spam komentar ke 50 akun instagram untuk memasarkan olshopnya dan di setiap harinya selalu ada pembeli. Bisnis yang dia kembangkan tidak sendiri, dibantu oleh kakaknya yang pada saat itu kakaknya merasa kasihan melihat adiknya kerepotan dalam menjalankan bisnisnya.

Bisnisnya berjalan lancar hingga di tahun pertama. Saat itu, mereka berdua memutuskan untuk memproduksi sendiri jilbabnya dalam jumlah besar. Dengan mengandalkan model jilbab segi empat dan pashmina, kedua kakak-beradik itu mencari-cari konveksi yang bisa menyanggupi permintaannya.

Tapi sayangnya, halangan sempat menghampiri Intan dan Atina. Jilbab produksinya dinyatakan gagal produksi karena tidak sesuai dengan harapan mereka. Produknya memiliki panjang ukuran yang berbeda-beda sehingga tidak layak untuk dijual kembali. Saat itu mereka merugi hingga Rp 70 juta rupiah dan sempat tidak mau berjualan lagi karena shock dan tidak semangat. Namun dorongan dari orangtua membuat mereka bangkit kembali menghadapi suka duka dan persaingan di dunia bisnis. Berkat itu, kini nama Vanilla Hijab terkenal di media sosial khususnya Instagram dengan jumlah pengikut lebih dari 800 ribu followers dan berhasil memiliki beberapa konveksi sendiri.

vanilla hijab
“Kami tidak menyerah, karena gagal adalah hal yang biasa dalam bisnis” – Intan Fauzia Kusuma, CEO Vanilla Hijab.

Ketika saya bertanya kepada Intan, pada waktu bisnisnya mengalami kerugian sebesar 70jt, apakah Ia sempat berpikir untuk menyerah dan apa yang membuatnya berusaha untuk bangkit kembali? Intan menjawab “kami tidak menyerah, karena gagal adalah hal yang biasa dalam bisnis. Dan yang membuat kami bangkit, karena mama kami selalu memberi semangat kepada kami untuk terus maju. Jika kemarin kami mundur, Vanilla tidak akan menjadi besar seperti sekarang dan yang paling berjasa dalam kebangkitannya adalah keluarga dan orang tua”.

Baca juga : Sukses Bisnis Fashion Online Lewat E-Commerce

Kenapa nama Vanilla dipilih sebagai brand produk fashion muslim? Sebab, “VANILLA itu manis, kami berharap konsumen yang menggunakan produk kami, hari-harinya bisa jadi manis dan berwarna”, tutur Intan Fauzia sebagai CEO Vanilla Hijab.

Saat ini Vanilla menjual produk-produknya hanya melalui website, sedangkan untuk promosi produknya mereka mengunakan media instagram dan juga facebook. Beberapa produk fashion muslim yang dijual di online shop milik mereka adalah Dress, Blouse, Tunik, Skirt, Pants, Hijab, dan Tas. Sekarang Vanilla mulai merambah ke bisnis kuliner yang menjual beberapa jenis kue yang dipasarkan melalui instagram dengan akun yang di beri nama “DAPUR OLA”.

vanilla hijab
Dapur Ola, salah satu bisnis Vanilla yang lain

Intan juga menambahkan, agar kedua bisnisnya berjalan dengan baik Ia dan adiknya harus bisa membagi waktu agar seimbang dan fokus sama kedua bisnis yang harus sama-sama di cek tiap hari kinerjanya. Untuk kedepannya mereka akan terus berinovasi terhadap produk-produknya dan terus meningkatkan pelayanan yang baik terhadap konsumen agar kedua bisnisnya semakin berkembang seiring dengan persaingan bisnis serupa yang semakin ketat.

Intan Kusuma Fauzia dan Atina Maulia dalah contoh dari dua kakak beradik yang memberikan semangat baru dalam dunia wirausaha. Betapa tidak? Intan dan Atina yang bukan berasal dari kalangan sosialita atau pejabat, serta di usianya yang masih terbilang sangat muda, kini makin banyak dikenal orang terutama oleh para pecinta fashion muslim. Sosoknya yang ramah, hangat dan bersahabat memang adalah sosok panutan bagi para pengusaha muda.

Baca juga : Pentingnya Jasa Pembuatan Website Agar Bisnis Anda Bisa Berkembang pesat, Alphanext Solusinya!

Demikian kisah sukses pengusaha di usia yang masih sangat muda yaitu dua kakak beradik Intan Fauzia Kusuma dan Atina Maulia. Semoga kisah singkatnya dapat memberikan ide bisnis dan motivasi bagi anda yang ingin memulai suatu bisnis.