Apakah Anda masih berkuliah?
Atau punya teman atau saudara yang masih berkuliah?
Tips ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk menambah penghasilan.
Masalah utama seorang mahasiswa adalah kekurangan uang untuk bertahan hidup. Seringkali uang saku tidak mampu untuk memenuhi semua kebutuhan. Apalagi jika mahasiswa itu punya seabrek kegiatan di luar kampus.
Bagaimana cara menutupinya?
Salah satunya adalah dengan memulai bisnis. Tidak mungkin kan, kita menunggu kiriman orangtua pada saat sedang membutuhkan. Lebih baik, kita memulai bisnis kecil-kecilan. Dengan begitu, sedikit mengurangi beban orang tua.
Bisnis yang paling cocok untuk mahasiswa adalah bisnis sampingan dan tidak terikat oleh waktu. Jadwal kuliah yang tak tentu, membuat mahasiswa berpikir dua kali untuk bekerja, apalagi yang terikat. Apakah mereka memilih bekerja untuk kebutuhannya atau kuliah dengan kebutuhan yang tidak tercukupi?
Pilihan seperti itu sering dialami mahasiswa.
Lalu, bisnis apa saja yang cocok untuk mahasiswa?
Berikut ini beberapa contoh bisnis yang cocok untuk mahasiswa.

1.  Produk Kerajinan Tangan

Jika Anda punya keterampilan dalam membuat kerajinan tangan, mungkin Anda bisa menggunakan keterampilan itu. Anda bisa membuat kerajinan tangan seperti dompet, tas, tempat pensil, bros, dan lain sebagainya. Tentu, pengemasan harus memikat.
Anda bisa menjualnya dengan cara menitipkan di koperasi mahasiswa (Kopma). Atau dengan menyiarkan lewat broadcast bbm bahwa Anda berjualan beberapa kerajinan tangan. Untuk memaksimal lagi, Anda bisa jual secara online dengan menaruh beberapa gambar produk Anda di instagram. Mudah, bukan?

2. Blogger

Blogger adalah seorang yang memiliki blog dan aktif menulis di sana. Seorang blogger bisa menghasilkan uang dari blognya melalui ads atau iklan. Anda bisa belajar menjadi blogger dengan otodidak atau langsung kepada teman yang lebih mengenal dunia ini.

3. Penerjemah

Jika Anda punya kemampuan berbahasa asing seperti bahasa Inggris, Jerman, Jepang, Perancis, dan lain sebagainya, Anda bisa memanfaatkan peluang ini. Anda bisa dengan mudah membuka jasa penerjemahan bahasa asing ke bahasa Indonesia atau sebalikmya.

Yang membutuhkan jasa penerjemah adalah mahasiswa bahasa asing, orang yang ingin belajar bahasa asing, dan lain sebagainya. Biasanya, terjemahan dihitung per halaman. Anda tinggal menghitung berapa halaman yang Anda terjemahkan.

Baca juga Cari Tahu Tentang E-Commerce

4. Bimbingan Belajar

Apakah Anda punya keahlian mengajar? Bagus. Anda bisa mengajarkan pelajaran yang Anda tekuni lewat LBB (Lembaga Bimbingan Belajar) atau privat yang Anda dirikan sendiri. Biasanya, pelajaran yang dibutuhkan adalah pelajaran umum yang ada mulai di SD, SMP dan SMA. Tinggal bagaimana Anda memilihnya.

 Untuk biaya bimbingannya, dihitung per jam pelajaran. Enak, bukan? Sekalian juga Anda memperdalam ilmu Anda agar tidak mudah lupa. Jam kursus juga bisa menyesuaikan jam kuliah Anda. Biasanya, jam kursus setelah siswa pulang, antara sore hingga malam.

Baca juga Cara Mudah Mendapat Lebih Banyak Like Di Instagram

5. Berjualan Online

Berjualan online sering digunakan oleh para mahasiswa.Selain mudah, juga praktis tanpa mengganggu jam kuliah. Anda juga tidak harus memiliki produk yang Anda jual. Dengan menjadi reseller, Anda tinggal menghubungi supplier Anda jika produk Anda ada yang membeli. Mudah, bukan? Anda tidak perlu punya modal banyak.

Berbagai jenis bisa kita temui di onlineshop. Terutama di instagram. Tinggal bagaimana Anda memasang foto. Anda bisa menjual barang seperti baju, aksesoris, celana, jaket, sepatu, dan sebagainya.

 

Bagaimana dengan kelima cara tersebut?

Apakah Anda tertarik atau sudah melakukan salah satu di antaranya?

Jika Anda sudah menjalankan bisnis selain di atas, bisa Anda bagikan di komentar.