Hi, Digital Entrepreneur! Minggu lalu saya menulis tentang apa yang saya pelajari tentang Orang Tua, Mesinisasi, Kolaborasi. Untuk minggu ini saya belajar hal lainnya tentang dunia digital entrepreneur yang semoga bermanfaat bagi Anda.

1. Distraction (Gangguan)

Ketika kita bekerja di dunia digital, dengan internet sebagai medianya, maka gangguan akan semakin banyak. Sebut saja : nonton Youtube, Facebook-an, Twitter-an, download film, main game online dan sebagainya.

Di kantor sekarang ada kewajiban setiap akhir pekan mengisi laporan mingguan, apa saja yang sudah dikerjakan selama seminggu itu dan berapa durasi pengerjaannya. Dari sana bisa dilihat seberapa produktif kita, berapa waktu yang kita pakai untuk benar-benar bekerja.

Coba lakukan hal yang sama, kita bisa mengevaluasi kinerja kita.

distraction testimoni
Form Tugas Harian

Nah, weekly report itu hanyalah satu cara untuk mengevaluasi saja, lalu bagaimana solusinya? Apakah internet perlu dimatikan? Hmm.. Kalau internet dimatikan, bagaimana bekerjanya?

Pertama, awali dengan berdiskusi kelompok. Diskusi kelompok sebelum bekerja secara pribadi sangat efektif untuk menghasilkan produktivitas yang baik. Dalam diskusi itu kita bisa saling berbagi apa saja yang akan dikerjakan hari itu. Dengan orang lain tahu apa yang akan kita kerjakan, secara tidak langsung akan ada orang-orang yang mengawasi kita.

Kedua, teknik pomodoro. Apa itu pomodoro ? Pomodoro adalah sebuah teknik manajemen waktu yang diciptakan oleh Francesco Cirrilo. Cirrilo menamakannya dengan pomodoro karena timer yang dia buat berbentuk tomat. Apa dan bagaimana mengimplementasikannya, bisa dibaca disini.

Baca Juga : Tingkatkan Produktivitas Kerja di Era Digital dengan Teknik Pomodoro

Ketiga, bisa juga sambil mendengarkan musik yang meningkatkan mood Anda dalam bekerja. Musik tersebut bisa saja berupa instrumental (tanpa penyanyi) sehingga kita tidak terpengaruh dengan lirik lagu. Musik juga membantu kita untuk menghindari gangguan dari suara-suara di sekitar kita, seperti teman yang sedang ngobrol, suara mesin yang berbunyi dan sebagainya.

Baca Juga : 5 Jenis Musik yang Bisa Meningkatkan Produktivitas Anda

2. Testimoni

Dalam seminggu ini beberapa kali melakukan transaksi online, mulai dari beli tas (ini untuk mama saya seperti artikel saya sebelumnya), beli smartphone kekinian, sampai booking hotel.

Karena kita tidak bisa melihat kondisi fisik sesuatu yang akan kita beli, maka kita perlu memakai mata dan tangan orang lain untuk membantu kita, yaitu mellaui testimoni atau review.

Testimoni menjadi penguat keputusan seseorang untuk membeli, karena itu pastikan kita mengumpulkan testimoni dari pembeli kita. Beri mereka insentif jika mereka bersedia memberi testimoni untuk pembelian mereka.

Bagaimana jika testimoni-nya jelek? Berikan jawaban dan yakinkan pembaca testimoni tersebut bahwa Anda akan memperbaiki kualitas produk akan layanan Anda. Beritahu juga jika Anda menyediakan layanan retur jika barang yang diterima tidak sesuai dengan gambar.

Baca Juga : Pentingnya Testimoni dalam Bisnis Online

3. Lupa Tujuan

distraction testimoni
Kurang fokus hingga terkadang melupakan tujuan

Kadang saat sudah mulai asyik bekerja dan sudah menemukan ritmenya, kita bisa lupa tujuan awal dari melakukan semua ini.

Ini apa yang saya alami bersama tim, kadang :
– Terlalu asyik bikin konten di sosial media, sampai lupa untuk jualan.
– Terlalu asyik menulis artikel, sampai lupa mengajak kenalan pembaca.
– Terlalu asyik jualan, sampai lupa membangun hubungan dengan mereka di sosial media.

Karena itu, saat kita sedang asyik mengerjakan sesuatu, coba ingat kembali apa tujuan dari kita mengerjakan hal tersebut. Tentukan juga batas-nya. Misal : saya harus bisa berkenalan atau mengumpulkan sekian subscriber pada artikel-artikel yang saya buat. Saya harus menjual dengan omzet sekian pada sekian konten yang saya buat. Dan sebagainya.

Baca Juga : 5 Blunder Fatal Startup saat Gagal Membangun Bisnis, yang Wajib Anda Tahu!!!

Semoga apa yang saya pelajari ini, bermanfaat bagi Anda. Jika ada yang ingin didiskusikan, silahkan tulis di kolom komentar. Terima kasih.