Platform Indogiving resmi diluncurkan  pada tanggal 5 september 2018 tepatnya di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Sebuah platform galang dana online berbasis hadiah (reward-based crowdfunding) yang menghubungkan setiap Individu, Organisasi, Perusahaan, dan berbagai toko lokal dalam aktifitas crowdfunding.

Indogiving hadir ditengah masyarakat karena yakin dan sadar betul bahwa banyak potensi bangsa yang dapat berkembang serta meningkatkan budaya Indonesia untuk berbagi. Platform ini melibatkan pendonasi dan juga project sosial yang membutuhan donasi, seperti yayasan organisasi sosial dan lain sebagainya.

Adam D Kaliwarang selaku Founder dari Indogiving mengatakan, bahwa “Garis kemiskinan di Indonesia yang berada pada tingkat 9,82% atau berkisar 25,95 juta jiwa menjadi salah satu tujuan utama Indogiving dalam membangun dan mengembangkan potensi bangsa Indonesia.”

Baca Juga: Onlinestore.id, membuat toko online murah seharga beli KOPI sehari

Komunitas sosial Indogiving memiki keunikan tersendiri dalam bantuan sosial yaitu Platform crowdfunding berbasis hadiah yakni sebagai bentuk apresiasi terhadap pendonasi memberikan hadiah berupa voucher yang dapat diakses di laman website Indogiving.com.

Jika ingin menjadi project kreator, mereka diwajibkan terlebih dahulu  harus mengupload id card serta form yang berisikan tanda tangan project creator. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan verifikasi dari pihak indogiving agar dapat melakukan suatu kegiatan penggalangan dana.

Project creator juga dapat memilih ingin mengumpulkan dana dalam bentuk private dan umum. Jika penggalangan dana dilakukan secara private maka hanya orang-orang terpilih yang dapat mendonasikan dana, dengan mengirimkan email terlebih dahulu.

Indogiving memberikan penawaran berupa “Trust”, dimana semua transaksi yang dilakukan melalui platform dilakukan secara transparansi. Pada website, diberikan akses untuk melihat siapa saja yang telah mendonasikan uang secara ter-perinci. saat ingin melakukan withdraw project creator diwajibkan memberikan report penggunaan uang secara detail, jika tidak maka project creator akan diturunkan ratingnya yang akan berdampak pada buruknya reputasi mereka sebagai project creator. hal ini dilakukan indogiving untuk memberikan transparansi kepada masyrakat yang telah ikut serta dalam kegiatan penggalangan dana.

Adam menambahkan bahwa platformnya saat ini sementara hanya dapat diakses melalui dekstop, namun aplikasi untuk android akan dirilis akhir september 2018. ia juga mengatakan bahwa nantinya akan ditambahkan pembayaran melalui paypal dan kartu kredit agar pendonasian dana juga dapat dilakukan dari luar negeri.

Dilansir dalam websitenya, platform ini mencakup 21 kategori sosial berupa bantuan terhadap beasiswa pendidikan, karya kreatif, keluarga, Menolong Hewan, Pernikahan, Run For Charity, Panti Asuhan, Difabel, Kegiatan sosial, Kemanusiaan, Wirausaha, Modal Usaha, Produk Inovasi, Sarana Infrastruktur, Kesehatan medis, Hadiah Apresiasi, Kelahiran, Lingkungan, Pengembang Masyarakat, Rumah Ibadah, Bencana Alam, hingga Ulang tahun.

Dalam Website Indogiving juga mempersilahkan masyarakat dan juga komunitas untuk dapat bersosialiasi dan menambah relasi untuk bersama mengembangkan potensi bangsa Indonesia.