Kesalahan saat menulis artikel banyak dialami oleh seorang blogger. Termasuk para blogger pemula seperti saya. Kesalahan saat menulis postingan artikel memang bisa berdampak buruk terhadap blog kita dan postingan itu sendiri. Salah satunya adalah tidak mendapatkan posisi yang bagus di search engine dan yang paling parah adalah hilang dari search engine. Hal ini akan berdampak buruk pada traffic blog itu sendiri.

Kehilangan posisi mungkin bisa diakali dengan mengedit artikel ataupun gambar yang ada. Tapi jika hilang dari search engine maka sudah beda masalahnya. Oleh karena itu ada baiknya jika anda sebagai seorang blogger apalagi blogger pemula seperti saya selalu memperhatikan sudah baik atau belum, dan layak atau tidaknya postingan tersebut segera di publish.

Menulis artikel blog tidak sama seperti menulis buku diari atau buku harian. Ada beberapa aturan menulis artikel blog supaya lebih terlihat rapi dan baik entah itu menurut pembaca maupun search engine.

Ada 7 kesalahan fatal yang perlu anda dihindari saat menulis artikel blog, kesalahan tersebut antara lain :

“Judul Artikel Kurang Menarik”

Judul artikel yang kurang menarik akan memberikan dampak yang buruk bagi isi artikel itu sendiri. Meskipun artikel berisi tulisan yang bagus, namun jika judulnya kurang menarik tentu tidak akan membuat pengunjung tertarik untuk membacanya. Sebab awal mula yang dibaca oleh pengunjung ada judul dari artikel itu sendiri.

Ketika mereka mencari informasi menggunakan google dan memasukkan keyword yang ingin mereka cari, misalnya “Keuntungan Menjadi Seorang Blogger”, tentu akan banyak muncul hasil pencarian. Dan tidak mungkin semua hasil pencarian akan dibaca. Tentu mereka akan membaca salah satu hasil pencarian terutama yang berada di posisi paling atas atau setidaknya di posisi 3-5 teratas, dan itu pun mereka pasti memilih judul yan paling menarik.

menulis artikel blog
Perhatikan judul artikel, karena judul ibarat sebuah mahkota.

Judul artikel itu ibarat mahkota. Maka dari itu buatlah judul sekreatif mungkin. Gunakan format-format yang lebih provokatif, misalnya dengan menggunakan kalimat tanya. Misalnya, “Bagaimana Menulis Artikel Blog yang Menarik???“, “Kenapa Startup Bakalan Remote di Tahun 2018???“, dan lain-lain.

“Terlalu Banyak Promosi”

Terkadang tanpa disadari anda telah melakukan kesalahan yang membuat pembaca enggan berlama-lama membaca artikel blog anda hingga selesai. Salah satunya yang membuat pengunjung enggan membaca artikel anda adalah karena terlalu banyak promosi yang mengisi artikel anda. Misalnya terlalu banyak outbound link yang tedapat pada artikel.

Sebetulnya sah-sah saja kalau ingin promosi lewat artikel blog, namun jangan sampai promosi tersebut justru akan membuat pembaca risih dengan link yang bertebaran pada artikel anda. Kalaupun ingin meletakkan beberapa link promosi di artikel jangan terlalu banyak dan sebaiknya tidak memotong kalimat artikel itu sendiri.

Baca juga : Tips Menjaga Konsistensi Untuk Bisa Menulis Setiap Hari

“Copy Paste”

Hal ini yang sangat perlu diwaspadai. Menjiplak/ mengcopy paste tulisan dari web orang lain sama persis adalah kesalahan fatal yang harus dihindari.

Sebenarnya bisa saja mengcopy paste tulisan orang lain, namun copy paste ini dalam artian menulis ulang tulisan orang lain dengan cacatan anda harus bisa mengolah dan memberikan deskripsi yang jelas dan juga berbeda menurut sudut pandang anda sendiri.

Copy paste/ copas sering kali di lakukan oleh seorang blogger demi memenuhi tulisan artikel pada halaman blognya. Hal ini tentu kesalahan fatal yang seharusnya tidak dilakukan karena sama saja kita tidak menghargai karya tulis orang lain. Maka dari itu tulislah sebuah artikel dengan gaya anda sendiri dan tulisan dari hati akan lebih menghasilkan karya tulis yang lebih bagus. Karena yang anda tulis menggambarkan karakter anda sendiri.

“Terlalu Banyak Typo”

“Sudah tau kan dengan istilah typo?? Yup,, typo adalah istilah zaman now yang ditujukan untuk kesalahan dalam pengetikan teks/ tulisan. Kesalahan itu bisa berupa kurang huruf atau salah huruf. Hal ini memang di lakukan secara tidak sengaja. Namun, jangan membiarkan hal ini terus berlanjut. Karena bisa jadi penulis belum mengecek kembali tulisannya sebelum dikirim, atau bisa jadi keyboard rusak sehingga sering typo, dan mungkin saja mengerjakannya dengan terburu-buru.

Jika kesalahan tersebut hanya sekali atau dua kali tidak masalah, akan tetapi jika kesalahan itu terjadi berkali-kali pada penulisan setiap kalimat tentu akan merugikan anda sendiri. Disisi lain bagi pembaca pasti juga tidak akan nyaman membaca artikel yang sering bertypo.

menulis artikel blog
Typo

Maka dari itu, sebaiknya anda membaca kembali apa yang telah anda tulis sebelum mempublikasikan konten ke blog anda. Apabila ada kesalahan, perbaiki artikel anda tersebut agar penulisan anda akan lebih enak di baca oleh pengunjung juga mesin pencari.

Baca juga : 7 Keuntungan Ketika Anda Menjadi Seorang Blogger

“Terlalu Panjang dan Tidak Disertai Sub Judul”

Kebanyakan para blogger beranggapan jika menulis artikel blog yang terlalu panjang akan mempermudah para pembaca untuk mengerti maksud dari artikel yang ditulis tanpa disertai dengan sub judul. Sebetulnya hal ini justru akan membuat pembaca menjadi bosan dan enggan berlama-lama meneruskan hingga selesai.  Maka dari itu buatlah artikel sesederhana mungkin disertai dengan sub judul dan penjelasan yang singkat namun mudah dimengerti dan berikan gambar untuk mempermudah para pembaca mengerti dari inti dan makna artikel yang anda tulis.

“Tidak Konsisten / Rutin Menulis di Awal Saja”

menulis artikel blog
Seorang blogger harus memiliki konsistensi terhadap kontennya.

Banyak blogger yang hanya rutin menulis di awal saja untuk sekedar meningkatkan traffic blog yang kemudian ujung-ujungnya tidak bisa menghasilkan konten lagi pada halaman website. Hal ini justru akan membuat pengunjung meninggalkan halaman website anda.

Maka dari itu sebaiknya anda rajin menulis setiap hari atau setidaknya buatlah jadwal menulis minimal 3 kali seminggu agar website anda tidak di tinggalkan begitu saja oleh para pengunjung.

Baca juga : Tingkatkan Produktivitas Kerja dengan Teknik Pomodoro

“Terlalu Banyak Teori”

Teori memang merupakan hal yang tidak boleh diabaikan jika kita masih seorang blogger pemula. Tetapi jika kita terlalu mementingkan sebuah teori dan membelakangkan praktik dalam mengembangkan blog, maka kita akan selalu terpaku dengan sebuah teori dan alhasil tidak ada satupun ide yang dapat kita tulis. Jika memang ada teori pasti dari para ahli dan contoh orang yang sudah sukses di bidangnya sah-sah saja jika anda ingin menambahkan teori tersebut ke dalam artikel anda. Karena jika konten anda hanya berisi banyak teori, maka pembaca akan menilai bahwa konten yang anda buat hanya omong kosong dan sebatas teori tanpa ada bukti pasti dari teori tersebut.

Menulis artikel yang baik, merupakan kunci utama membangun blog yang sukses dan profesional. Maka dari itu sebisa mungkin sebagai seorang bloger, apalagi bloger pemula sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kesalahan-kesalahan yang harus anda hindari sebelum memposting tulisan anda pada halaman website.

Dan dalam kesempatan ini, Digital Entrepreneur ID membuka wadah bagi kalian para blogger atau siapa pun yang hobi menulis baik untuk blog pribadi maupun pengisi konten di website untuk bisa saling terkoneksi dan membuka kesempatan untuk menghasilkan uang dari dunia blogging. Segera daftarkan diri kalian di sini atau klik gambar di bawah ini.

blogging
DEID blogger community