Membuat website atau aplikasi mobile untuk bisnis Anda ? Setelah Anda memutuskan untuk menjadi Digital Entrepreneur atau ingin mengembangkan bisnis atau organisasi Anda ke dunia digital, Anda perlu media digital untuk mencapai tujuan tersebut. Saat ini media digital tersebut bisa berupa :

  1. Website, yang dapat diakses dengan cara browsing, atau
  2. Aplikasi mobile, yang harus diunduh dan di-install di smartphone dengan sistem operasi Android, IOS dan sebagainya.

Website maupun aplikasi mobile sekilas mirip pada pandangan pertama. Sebelum Anda memutuskan di media digital mana Anda harus berinvestasi, apakah website atau aplikasi mobile atau keduanya, Anda perlu mengetahui perbedaan dari keduanya.

Berikut beberapa perbedaan antara Website dan Aplikasi Mobile :

membuat website atau aplikasi
Perbedaan Mobile Website dan Mobile App – Credit : Quora
  1. Website
  • Akses dengan browsing. Pengguna dapat mengkakses website dengan sebuah browser yang biasanya secara otomatis telah di-install di sistem operasi baik itu di PC maupun di smartphone.
  • Harus koneksi ke internet.
  • Kecepatan akses cepat. Biasanya cepat, karena jaringan internet makin membaik di negara-negara berkembang.
  • Tampilan dan UX (User Experience) terbatas, karena terkedala dengan browser dan bandwith.
  • Tidak membutuhkan App Store (untuk IOS)  atau Google Play Store (Android) atau Windows App (Windows).
  • Fitur terbatas khususnya dalam mengakses hardware, seperti akses ke kamera, phone, location services, dan sebagainya.
  • Monetization (menghasilkan uang) lebih susah dibandingkan dengan Aplikasi Mobile.
  • Biaya pembuatan lebih murah.
  • Konten di-index oleh mesin pencarian seperti Google. Hal ini sangat membantu user menemukan website Anda saat mereka mencari kata kunci di Goole misalnya.
  • Tidak bergantung pada device apapun. Dapat dibuka dari sistem operasi apapun.
  • Lebih cepat dan mudah untuk melakukan update.

Baca juga : 5 Tren Teknologi & Desain Website Tahun 2018

2. Aplikasi Mobile

  • Akses setelah di-install.
  • Sangat memungkinkan untuk offline, tergantung aplikasinya.
  • Kecepatan akses sangat cepat. Mengapa sangat cepat ? Karena bisa dijalankan tanpa koneksi internet.
  • Tampilan grafis lebih baik, contohnya aplikasi untuk game.
  • Membutuhkan App Store, bahkan terkadang harus membayar.
  • Dapat menggunakan beberapa fitur, seperti akses ke kamera, phone, location services, dan sebagainya.
  • Monetization lebih mudah.
  • Biaya pembuatan lebih mahal.
  • Konten tidak di-index oleh mesin pencarian.
  • Bergantung pada device tertentu. Bisa jadi aplikasi tersebut hanya dibuat untuk device dengan sistem operasi Android saja, sedangkan IOS tidak bisa. Atau hanya untuk device dengan resolusi tertentu saja. Aplikasi Mobile memang sangat tidak fleksibel dalam hal ini.
  • Butuh “biaya” untuk melakukan update.
Mobile Application VS Mobile Website – Credit : iycnta

Baca juga : Mencari Supplier Terpercaya Dalam Bisnis Online

Kapan harus membuat Website atau membuat Aplikasi Mobile :

Dari perbedaan kedua hal tersebut sudah dapat gambaran tidak sebaiknya Anda membuat website atau aplikasi mobile untuk bisnis Anda ? Jika belum, saya akan bantu dengan kesimpulan seperti ini :

  1. Jika untuk kebutuhan setiap saat, seperti :
  • Komunikasi, (bayangkan seperti Whatsapp)
  • Alat bantu menyelesaikan tugas, (bayangkan seperti Evernote)
  • Alat bantu dengan perhitungan yang kompleks, (bayangkan aplikasi banking atau finance)
  • Transportasi, (bayangkan Gojek, Uber)

>> Anda perlu membuat Mobile App

Credit : Techspot

2. Jika untuk hiburan yang tidak membutuhkan koneksi internet, seperti :

  • Interaktif seperti Game, (bayangkan Angry Birds)
  • Pemutar musik
  • Alat musik, (bayangkan seperti piano, gitar)

>> Anda perlu membuat Mobile App

pentingnya web dan mobile app
Mobile App

3. Jika untuk hiburan / informasi yang membutuhkan koneksi internet, seperti :

  • Media berita, (bayangkan seperti Detik.com, Akibanation.com)
  • Media sosial, (bayangkan seperti Facebook, Twitter)

>> Anda perlu membuat Website dan Mobile App. Sebaiknya diawali dengan membuat website terlebih dahulu. Setelah makin banyak penggunanya dapat membuat Mobile App-nya.

Baca juga : Entrepreneur Sukses akan Membangun Hubungan dengan 4 Orang ini

4. Jika untuk kebutuhan sewaktu-waktu atau mendadak, seperti :

>> Anda perlu membuat Website, karena produk dan jasa tersebut biasanya akan dicari oleh calon pembeli melalui Google. Karena itu pastikan Anda memiliki website.

Kemudian, mungkin Anda bertanya bagaimana dengan bisnis fashion ? bagaimana dengan bisnis makanan ? apakah harus membuat website atau aplikasi ?

Untuk menjawab ini Anda perlu baca artikel Digital Entrepreneur lainnya tentang : Marketplaces vs Toko Online Sendiri: Dimana Anda harus Menjual Produk Anda?

Saran saya, ada baiknya Anda menjual produk kuliner dan fashion Anda di (1) media sosial dulu. Ketika peminat mulai muncul, jual di (2) marketplace. Ketika persaingan makin ketat, beranjaklah membuat (3) website (sekali lagi, saya sarankan Anda baca artikel yang saya rekomendasikan diatas). Terakhir saat Anda akan membangun brand produk Anda, Anda perlu membuat (4) Mobile App.

Sebagai penutup, saya akan tambahkan 2 catatan penting :

  1. Jika Anda memutuskan untuk membuat website, pastikan website Anda adalah responsive website atau mobile website. Dengan kata lain, website Anda dapat dibuka dengan sangat baik di browser untuk mobile device.
  2. Jika Anda memutuskan untuk membuat aplikasi mobile, pastikan aplikasi Anda tidak menghabiskan memory dari user’s device. Karena jika tidak, user akan segara un-install aplikasi Anda dari gadget mereka.

if you fail to plan, you plan to fail
– Benjamin Franklin