Di masa sekarang banyak sekali orang yang ingin menjadi entrepreneur tapi apakah anda benar-benar siap dengan apa yang akan anda hadapi ke depan?

Bagi seorang yang sudah selama 6 tahun menjalankan bisnis sendiri, Jeff Goins seorang penulis, pembicara sekaligus Entrepreneur, yang telah menghasilkan 5 Buku ini, telah sering sekali mendengar banyak orang bergosip miring tentang bos mereka. Dan dia pun mengalami hal tersebut.

Jika anda tak pernah menjalankan bisnis sendiri, sangatlah mudah untuk mengkritik bos anda.

Yang jauh lebih susah adalah dengan menjadi Bos itu sendiri.

Jadi ia pun membagikan beberapa cerita yang mungkin akan membantu anda sedikt lebih mengapresiasi pekerjaan anda dan mungkin membuat anda memikirkan kembali keputasan untuk menjadi Entreprenuer secara keseluruhan.

Fakta: Kebanyakan Entrepreneur Tidaklah Kaya

Dalam bulan ini bisnis Jeff akan kehilangan uang, dan dia akan secara personal mendanai bisnis tersebut untuk tetap menyala, membayar staff mereka, dan mengcover pengeluaran operasional. Baginya, hal tersebut merupakan hal yang biasa, itu adalah bagian dari pekerjaannya.

Dan faktanya memang hal tersebut bukanlah hal yang aneh – bagi para bisnis owner dalam sebulan, atau bahkan dalam satu kuartal, kehilangan uang. Kadang malah sampai satu tahun.

Dan tak ada komplain dari penyataannya diatas, tidak sama sekali, ia ingin menunjukan sebuah wawasan ke dalam dunia dimana banyak orang kagumi tapi tak pernah benar-benar mereka pahami.

Di zaman now, adalah hal biasa mengkritik orang yang berada di atas, entah itu di atas sebuah organisasi, perusahaan, ataupun masyarakat. Dan tentu saja, memang hampir selalu ada korupsi diantara kekuasaan dan kekayaan di sana. Namun jangan lupa juga ada kebaikan diantaranya.

Jeff percaya bahwa menjadi entrepreneur adalah sebuah panggilan mulia, sesuatu yang membutuhkan kewajiban yang besar. Jadi sebelum anda memutuskan untuk mencoba memulai sebiah bisnis, tanyakan pada diri anda apakah anda siap akan hal-hal yang menuntut anda secara keseluruhan.

Menurut Jeff ada tiga Job requirement dari seorang Great Entrepreneur.

Mari kita simak bersama.

Entrepreneur mengambil Resiko yang tidak akan diambil oleh orang lain

Kata “Entrepreneur” bagi Jeff, mengingatkan ia kepada salah satu temannya yang daripada mengambil bonus setelah Kuartal yang menguntungkan malah membelikan sebuah mobil kepada karyawan terbaiknya.

Temannya itupun memanggil semua orang yang ada di kantor untuk menuju tempat parkir saat upacara penyerahan hadiah tersebut, dan mengumumkan kepada seluruh tim betapa berjasanya orang yang satu ini.

Selain temanya, Jeff juga mempunyai pengalaman serupa mengenai ayahnya yang pindah dari Illinois ke Alabama untuk membuka sebuah restoran dan, karena tidak memiliki tempat untuk tinggal, akhirnya memutuskan untuk tidur di sebuah lubang di dinding, dan abadikan menjadi sebuah ruang kerja yang tak terpakai saat ia merenovasianya.

Pada saat siang hari, Ayah Jeff akan memalu, mengecat dan menaruh bata di teriknya musim panas. Dan pada malam hari, dia akan meniup matras angin dan tidur diantara debu-debu yang beterbangan. Di keesokan harinya, dia akan bangun dan mengulangi itu semua lagi. Saat itu Ayah Jeff berusia 48 Tahun.

Kata Enterpreneur juga mengingatkan Jeff dengan sosok Nathan Barry yang meninggalkan pekerjaanya di bidang bisnis informasi marketing (tempat dimana ia mendapat penghasilan $350,000 per tahun) dan mengerahkan seluruh kemampuannya di sebuah perusahaan software bernama ConvertKit. Tidak hanya dia mendapatkan lebih sedikit penghasilan. Dia juga menaruh $50,000 uangnya sendiri ke sebuah perusahaan yang tidak dipercayai oleh siapapun agar dia mendapat pendanaan yang cukup.

Bertahun-tahun Nathan tanpa lelah mempromosikan, melakukan pitching, dan mencoba untuk mengembangkan perusahannya, sekaligus sesekali mengerjakan project yang tidak dijamin bakalan sukses. Dia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Nathan paham bahwa adalah suatu tugas bagi Entrepreneur untuk mempercayai visi sebelum yang lain mempercayainya.

Pelajaran Yang bisa diambil: Reward tak pernah datang tanpa Resiko.

Entrepreneur membayar harga yang tidak akan dibayar oleh siapapun

Jeff menyebutkan bahwa hal ini bukan untuk mengagungkan Entrepreneurship atau menakut-nakuti siapapun. Tapi terkadang, ada orang-orang yang menjelekan para bisnis owner, mengatakan bahwa ini merupakan posisi yang diuntungkan dan “pasti enak” di posisi tersebut. Tapi percayalah, tidaklah benar-benar nice, kecuali anda punya perut yang siap.

Jeff tak mengenal satu Entrepreneur pun yang bisnisnya tidak mengorbankan apapun yang dibutuhkan untuk sebuah visi yang lebih besar. Ngomong-ngomong tentang Visi ini, hampir selalu melibatkan orang lain dan menyediakan sebuah arti untuk mereka hidup sementara bisnis owner merangkak dan berusaha untuk tetap survive.

Seperti temannya yang berhutang sekitar $300,000 di pajak yang telah dibayarkan (katanya ada cerita lain di balik ini) dan mempertimbangkan seberapa besar pemotongan penghasilan yang harus dia ambil agar tidak memecat satu karyawan pun. Sejauh ini, dia tidak merumahkan satu orang pun.

Dan ada cerita teman lain dari Jeff yang memulai bisnis restaurant dimana dia harus secara rutin menulis cek sebesar $14,000-$17,000 ke perusahaannya untuk menutup pengeluaran gaji mingguan. Kemudian, minggu berikutnya baru dia akan melunasinya jika penjualan akhir pekan cukup baik.

Jeff sendiri mempunyai pengalaman di bisnisnya sendiri pada tahun 2015. Pada satu titik, Jeff mempunyai tagihan $200,000 untuk dibayarkan sementara dia hanya memiliki $30,000 di rekening banknya. Melalui sebuah usaha terakhirnya, akhirnya Jeff mampu melunasi tagihan tersebut namun berakhir dengan dia tidak mendapatkan bayaran selama Lima bulan agar semuanya bisa tetap berjalan.

Pelajarannya: Bayarlah harga yang tidak akan dibayar oleh siapapun, dan pada akhirnya melakukan hal yang tidak akan dilakukan oleh orang lain.

Entrepreneurs mendapatkan reward yang tidak akan didapatkan oleh siapapun

Dan jika Anda mengambil Resiko dan membayar harga tersebut – dalam artian waktu, uang dan usaha – anda mungkin akan menemukan diri anda di faris Finish. Anda mungkin akan memenangkan lomba tersebut dan mengambil hadiah anda.

Dan pada titik ini saat orang-orang mungkin mulai menggunakan kata seperti “beruntung” dan “keistimewaan.” Dan biarkan saja. Mungkin saja memang benar. Namun itu bukanlah keseluruhan ceritanya. Apa yang membuat anda mencapai titik ini adalah kegigihan anda melakukan apa yang harus dilakukan saat tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Jadi, siapa yang lebih baik mendapatkan reward selain anda?

Ketika Jeff mengingat tahun 2015 saat bisnisnya hampir saja bangkrut, yang ada di ingatannya adalah tidak membayar dirinya sendiri selama lima bulan dan rasa khawatir akankah ia dapat membayar pajak-pajaknya.

Namun dia juga mengingat pada akhir tersebut, dia mengalami tahun terbaiknya. Resiko tersebut terbayarkan, dan harganya memang setimpal.

Sama halnya dengan perusahaan Nathan Barry’s ConvertKit yang sekarang telah menghasilkan jutaan dalam satu bulan. Dia bahkan telah membayar lunas dirinya sendiri yang memberikan investasi $50,000 bahkan melebihinya. Bahkan ada rumor bahwa dia menolak penawaran besar untuk menjual perusahaannya.

Sekarang semua orang melihat Visinya. Sangatlah mudah mempercayai sesuatu setelah semua itu berhasil. Bagian sulitnya adalah saat Nathan melihatnya sebelum ada siapapun yang melihat.

Dan teman Jeff yang lain, yang menuliskan Cek personal untuk menutupi biaya gaji sekarang telah menghasilkan gaji sekelas Excecutive (jauh dibanding dengan gaji $40,000 yang ia bayarkan ke dirinya sebelumnya) dan kemungkinan akan menjual bisnisnya senilai ratusan juta dollar.

Dia bahkan memberikan manager-manager terbaiknya saham di perusahaan tersebut, karena dia menghargai resiko dan pengorbanan mereka untuk tetap bersama dia selama bertahun-tahun. Mereka melihat visinya dan membayar harga yang harus dikorbankan. Resiko Besar, reward yang besar. Begitulah cara kerjanya.

Pelajarannya: Anda medapatkan Reward karena anda mengambil resiko.

Catatan: Ini bukanlah sebuah perjudian

Sekarang jangan salah artikan cerita-cerita jeff diatas. Jangan pernah lakukan hal yang bodoh dengan uang-uang anda. Entrepreneurship bukanlah sebuah perjudian, entah berapapun artikel click-bait yang terlah anda baca mengatakan hal itu.

Entreprepneur yang sukses adalah yang pandai mengelola uang mereka dan seringkali konservatif secara fiskal. Mereka mengambil resiko namun hampir  selalu resiko yang mereka mampu tangani dan balik lagi.

Entrepreneur sukses mengerti bahwa sebuah reward tidak akan hadir tanpa resiko. Dan menyadari bahwa reward tidak akan hadir tanpa memberikan reward ke orang lain.

Setiap bisnis owner besar yang telah ditemui oleh Jeff tidak hanya seorang risk-taker, namun juga para dermawan. Seperti yang dikatakan oleh Ray Edwards, yang juga masih teman dari Jeff, “Anda tidak akan bisa kaya tanpa membuat orang lain kaya di prosesnya.”

Jadi hal ini bukanlah sebuah gambling. Ini soal kedermawanan. Tentang sebuah keberanian. Anda memberi, bukan mengambil, jalur anda ke puncak. Dan setiap entrepreneur smart yang dikenal Jeff paham akan hal ini. Anda bisa, tentu saja, menjadi tamak dan menikmati keuntungan jangka pendek dalam menjalankan perusahaan, namun sukses tersebutk akan juga berumur pendek.

Cara terbaik untuk menjadi sukses sebagai Entrepreneur adalah dengan membawa yang lainnya ke perjalanan bersama anda.

Resiko Besar, Reward Besar

Jadi, itulah rasanya menjadi Entrepreneur. Mungkin ada cara yang lain yang lebih smart dibanding ini saya dan Jeff juga tidak tahu.

Ini adalah bagaimana seorang Jeff Goins memandang orang-orang yang ada di sekelilingnya melakukannya. Mereka mencoba untuk menjadi bijak dan mengurus keluarga mereka sementara mempertaruhkan hal lainnya, karena mereka percaya dengan hal ini, saat tidak ada orang lain yang percaya.

Intinya adalah: Anda tidak akan mendapatkan reward tanpa resiko. Dan anda tidak akan bertahan dalam bisnis tanpai mengorbankan perolehan jangka pendek untuk reward jangka panjang. Anda membayar Harganya. Anda mengambil Resikonya. Anda melakukan hal yang tidak akan dilakukan oleh orang lain dan anda mendapatkan apa yang orang lain tidak akan dapatkan.

Kenapa ada cerita seperti Jeff ini?

Cerita seperti ini agar anda berpikir kembali jika suatu saat anda mengeluh tentang pekerjaan anda. Hampir setiap Entrepreneur mempunyai cerita-cerita seperti ini. Kita mungkin akan terkejut saat tau apa saja pengorbanan yang dilauka oleh bos kita hingga kita mendapatkan Gaji bulan tersebut. Mungkin tidak hanya soal gaji, banyak hal-hal yang mungkin diluar pemahaman mereka yang masih mengeluh dan menganggap bahwa menjadi Entrepreneur, Bisnis Owner, ataupun Bos adalah suatu keistimewaan.

Maka apakah anda tetap ingin menjadi Entrepreneur?

Apakah anda siap untuk mengambil Resiko, membayar pengorbanan, dan memberi jalan anda ke puncak dan mendapatkan reward anda?

Jika iya maka saya akan menapresiasi anda. Dunia akan menunggu untuk melihat visi anda. Jadi jangan terkejut jika mereka belum bisa melihat hingga anda sukses nanti.


 

Cara terbaik untuk mempelajari mental kesuksesan adalah dengan mendengar dari mereka yang telah ‘mengalami’ proses naik (turun) dalam kesuksesan. Mereka yang telah merasakan bagaimana proses kerasnya dan bagaimana mereka bertahan hingga mendapatkan reward dan memperlihatkan visinya ke semua orang.

DEID pun mencoba untuk menjangkau para militan entrepreneurs ini untuk membagikan kisah-kisah mereka. Melalui sebuah interview dan diskusi mengenai kesuksesan dan perkembangan bisnis di Dunia Digital. Interview-interview dari DEID dapat anda akses melalui channel youtube kami berikut