Beberapa tahun belakangan, aktivitas belanja online mulai meningkat di kalangan masyarakat Indonesia. Kebanyakan dari konsumen memilih berbelanja online sebagai alasan kepraktisan. Selain itu, seringkali penawaran diskon dan promosi lainnya juga kerap diberikan para pelaku bisnis e-commerce Tanah Air, khususnya bagi mereka yang kerap kali melakukan transaksi belanja online melalui saldo toko online.

Semakin merebaknya toko online bak jamur tumbuh dimusim penghujan, pembelian secara online bisa menjadi alternatif kemudahan jika barang yang dicari sulit ditemukan didaerahnya. Dengan berbelanja online, kita juga tak perlu harus keluar negeri untuk membeli produk import. Namun Ternyata tak sedikit yang masih bingung mengenai  bagaimana cara pembayaran secara online.

Pembayaran belanja online kini bisa lebih muda melalui saldo toko online yang sudah disediakan oleh masing-masing toko online. Saldo toko online adalah sebuah metode pembayaran yang ditawarkan beberapa toko online melalui aplikasinya, dimana pengguna tidak perlu lagi membayar uang tunai atau transfer melaui bank.

Baca juga : Mendorong Perkembangan Ekonomi Digital, Data Transaksi Toko Online Siap Dirilis Bulan Maret 2018

Ada beberapa contoh toko online yang menyediakan pembayaran melalui saldo toko online yang sudah mereka sediakan, misalnya seperti : Shopee (ShopeePay), Tokopedia (TokoCash), Lazada (Doku e-wallet), Bukalapak (BukaDompet).  Selain itu ada juga beberapa penyedia layanan transportasi online yang menyediakan pembayaran melalui saldo tranportasi online, sebut saja Go-Jek (Go-Pay) dan ada juga Grab (GrabPay).

Untuk bisa menggunakan saldo toko online pengguna perlu melakukan top-up terlebih dahulu. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengisi saldo toko online, antara lain melalui transfer atm, mobile banking, atau melalui minimarket (Alfamart dan Indomaret).

Seiring popularitasnya, sejumlah toko online yang menyediakan fitur pembayaran melalui saldo toko online pun kian dimanfaatkan oleh sejumlah orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Para penipu biasanya mengincar saldo toko online para pelanggan. Selain itu saldo pembayaran transportasi online pun tak luput dari incaran para pelaku kejahatan.

Penipu tersebut memanfaatkan sistem login (masuk) akun toko online, yang selama ini dinilai tidak memiliki tingkat keamanan kuat.

Hanya berbekal nomor ponsel korban, sistem toko online akan secara otomatis mengirimkan password login ke nomor telepon bersangkutan.

Jika pelaku penipuan berhasil mengetahui nomor kode tersebut, maka ia bisa dengan mudah menguasai akun korban menggunakan ponsel lain.

Ketika penipu mendapatkan akses ke akun toko online korban, mereka biasanya mengambil semua saldo yang ada di dalamnya.

Baca juga : Siap-siap, Toko Online Sebentar Lagi Wajib Terdaftar Di Kemendag

Nah, untuk terhindar dari kasus penipuan semacam itu, ada 5 tips agar saldo toko online kalian tetap aman. Berikut 5 tips menjaga saldo toko online anda agar terhindar dari pelaku kejahatan :

“Jangan pernah membagikan kode verifikasi”

Toko online akan mengirimkan kode OTP (One Time Password), verifikasi atau password melalui SMS jika:

– Anda mencoba login ke aplikasi toko online anda atau baru membuat akun

– Mengatur ulang atau mengganti PIN akun toko online karena lupa PIN

Kode tersebut bersifat rahasia, sekali pakai dan hanya berlaku untuk jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, jangan pernah membagikan kodenya kepada siapa pun. Karena pihak toko online resmi tidak akan pernah meminta kode tersebut.

“Pasang pin untuk saldo toko online anda”

penipuan belanja online
Jangan bagikan kode pin saldo toko online anda kepada siapapun (gambar : bukalapak).

Sama seperti smartphone ataupun akun bank, saldo toko online seperti BukaDompet, ShopeePay, TokoCash, Go-Pay dan lainnya juga memerlukan PIN agar selalu terlindungi. Para pengguna juga sebaiknya tidak membagikan kode PIN kepada siapa pun.

Baca juga : Toko Online Anda Sepi? Berikut Ini 6 Cara Mengatasinya

“Daftarkan email utama”

Mendaftarkan email yang sering digunakan merupakan hal yang penting untuk menjaga keamanan akun. Ada dua alasan penting kenapa anda harus mendaftarkan email utama, yaitu agar customer service dapat segera menghubungi jika ada masalah pada akun anda. dan alasan kedua, agar anda selalu mendapatkan pembaruan rutin mengenai peringatan keamanan.

“Hati-hati pada informasi palsu”

penipuan belanja online
Modus yang paling sering digunakan adalah penipu menjanjikan hadiah kepada pengguna.

Sebaiknya anda waspada jika ada telepon, email ataupun sms dari nomor tak dikenal yang mengatasnamakan perusahaan atau toko online yang anda gunakan.

Modus yang paling sering digunakan adalah penipu menjanjikan hadiah kepada pengguna, kemudian dilanjutkan dengan meminta informasi pribadi terutama kode OTP, verifikasi, password dan kode PIN.

Perlu diingat, bahwa toko online resmi hanya akan berkomunikasi dengan pengguna melalui:

– Akun resmi media sosial.

– Situs web resmi.

– Nomor telepon dan email resmi Customer Service penyedia toko online.

“Selalu simpan nomor telepon customer service toko online”

Konsumen bisa menghubungi setiap hari selama 24 jam pada nomor telepon customer service yang tercantum yang telah disediakan oleh toko online atau email customer service. Untuk keamanan, sebaiknya pengguna menyimpan nomor telepon dan email tersebut. Ketika anda mendapatkan informasi yang mengatasnamakan toko online tersebut, periksa kebenarannya hanya ke nomor telepon dan email tersebut.

Baca juga : Trik Ampuh Membuka Toko Online di Instagram

Bagi para oknum penipuan tentu akan terus berusaha untuk mengembangkan modus penipuan online mereka dan oleh karena itu ada baiknya anda menerapkan semua tips diatas ketika berbelanja online untuk menghindari segala macam bentuk penipuan yang tentu saja bisa merugikan anda sendiri. Nah itulah beberapa tips untuk melindungi saldo toko online anda agar tetap aman dari modus penipuan yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggungjawab, semoga bermanfaat.