Jika anda membaca post sebelumnya tentang “Siapa yang memiliki waktu untuk Social Media Marketing.”, anda akan mengerti bahwa Social Media Style Guide, atau panduan untuk Sosial media sangatlah penting bagi kesuksesan bisnis saat ini. Ini seperti undang-undang yang mengatur bagaimana Social Media Manager anda menyampaikan pesan melalui media sosial bisnis anda. Seperti sebuah resep andalan, hal ini akan membantu memotong waktu anda, yang anda habiskan tentang apa yang harus di post.

Banyak sekali informasi di internet mengenai hal ini, dan salah satunya yang dirancang oleh MINDSCAPE ini. Untuk menyimpan waktu yang anda gunakan untuk mencari-cari, berikut adalah 9 part yang harus ada di Social Media Style Guide anda.

1. Overview Perusahaan

Meskipun anda kira anda mengerti tentang perusahaan anda sendiri, namun karyawan baru anda kemungkinan belum tahu, maka jelaskan misi, visi, brand benefit yang unik, dan apa pun yang menurut anda penting. Hal ini akan membantu sisa point dalam style guide anda untuk tetap sejalan dengan tujuan utama perusahaan.

2. Persona

Social media style guide anda harus dimulai dengan deskripsi buyer persona yang jelas dan detail. Carilah demografi, jabatan, tujuan, challenge, dan lainnya. Lebih dari profesi coba telusuri hobby bahkan musik apa yang biasa mereka dengarkan. Lakukan riset juga mengenai Keyword apa yang mereka gunakan untuk menemukan anda dan dokumentasikan keyword-keyword tersebut ke dalam Guide anda. Sekecil apapun informasi akan membantu anda menjangkau mereka di sosial media.

3. Gaya penulisan dan Bahasa

Ketahuilah bagaimana ‘Suara’ brand anda. Apakah lebih condong ke bahasa obrolan atau faktual? ‘Bahasa’ apa yang paling bagus untuk merespon persona anda? Anda bebas untuk menjadi siapapun di Sosial Media, maka jadilah yang diinginkan oleh Persona anda.

Orang-orang tidak mau langsung di-‘jual’-i di sosial media, maka tetaplah gunakan bahasa percakapan, bukan bahasa sales. Banyak orang yang menggunakan sosial media untuk mengurangi stress dan mencari hiburan, jadi berilah sesuatu yang ringan yang bisa melibatkan mereka. Buat pesan-pesan anda lebih manusiawi, dan jangan terlalu serius!

4. Branding

Coba diskusikan dengan tim Desain anda untuk melihat apa standart desain dalam brand anda, terutama untuk sosial media. Anda ingin persona anda mempunyai brand experience yang seamless, yang konsisten dan mudah diingat, dan desain dari halaman sosial media anda sangatlah penting untuk pengalaman tersebut.

Branding yang anda gunakan di profil sosial media anda harus sejalan dengan branding yang anda gunakan di Website perusahaan. Berikut contoh bagaimana MINDSCAPE menjaga konsistensin branding antara website dan sosial media mereka. Dan jika anda lihat usaha yang mereka lakukan untuk menjaga branding tersebut sangatlah sederhana. Ada 3 elemen yang dapat di notice yaitu, foto suasana kantor, overlay warna gradien, dan juga logo perusahaan. Ketiga elemen itu hadir dalam tampilan website dan sosial media mereka.

Website:

Twitter:

5. Gambar, Video, dan Formatnya

Pesan yang menggunakan gambar di Sosial media mendapatkan 75% lebih banyak klik dibandingkan dengan yang tidak menggunakan gambar. Sebagai tambahan, konten video juga telah mengalami peningkatan dan mempunyai peran yang penting di Social Media Marketing sejak 2016. Itulah kenapa sangat penting untuk menentukan tipe gambar dan video yang anda bagikan di sosial media, termasuk dimensi dan formatnya yang juga sangat penting.

6. Kompetitor

Stalking juga para kompetitor anda di channel sosial media untuk melihat bagaimana anda bisa menjadi lebih baik. Ambil pelajaran dari apa yang berhasil dari mereka dan apa yang gagal. Di channel mana mereka hadir? Seberapa sering mereka posting? Bagaimana kita bisa menjadi sumber yang lebih valuable untuk persona kita?

Kemudian stalking juga role model anda di sosial media, para kelas kakap di industri anda yang perform seperti sumur minyak bumi. Sulit untuk membuat Konten yang benar-benar fresh setiap hari, jadi anda juga dapat mengandalkan perusahaan yang sudah besar dan relevan sebagai sumber untuk membagikan post atau content dengan tujuan yang sudah disesuaikan dengan goal anda.

7. Channel

Sekarang memang ada banyak channel sosial media di luar sana, tapi jangan berkecil hati dan khawatir tidak akan bisa mengcover semua itu. Lakukan apapun yang anda bisa lakukan dengan usaha terbaik, karena persona anda akan bisa melihat langsung sesuatu yang tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh. Pahami dimana persona-persona anda menghabiskan sebagian besar waktu mereka melalui insight atau wawasan dari setiap channel.

Ada sebuah link yang dapat menjadi panduan anda, atau anda juga dapat mencoba mengunjungi report tahunan dari hootsuite mengenai behavior sosial media yang terjadi setiap tahun berdasarkan demografi, device, kebutuhan dan lain-lain

8. Goals

Ada beberapa cara yang bisa anda tempuh mengenai goal ini. Kenalilah perusahaan anda dan goal apa yang akan medorong anda, tapi yang tetap dapat dicapai. Goals anda juga akan bervariasi tergantung channel yang anda gunakan.

Kadang, Goal kualitatif adalah tempat anda untuk memulai:

  • Improve ranking search engine brand anda
  • Tingkatkan brand awareness
  • Mendatangkan traffic ke website anda

Tapi kadang goal kuantitatif lebih masuk akal:

  • Tingkatkan follower hingga 10%
  • Hasilkan 100 lead
  • Tingkatkan views hingga 25%

9. Kalender Konten

Setelah anda menentukan di channel mana anda akan hadir dan gosl apa yang ingin anda capai di masing-masing channel, anda perlu menentukan frekuensi posting dan waktunya. Melalui riset dan eksperimen, anda akan menemukan waktu yang tepat untuk mendapatkan engagement terbanyak dengan persona anda.

Bayangkan diri anda sebagai mereka. Apakah mereka mengecek facebook lebih banyak saat weekend atau pada weekdays? Apakah mereka aktif saat pagi, atau pada makan siang atau setelah makan malam? Buatlah jadwal posting dan berpatoklah pada itu! Konsistensi adalah kuncinya.

Contoh Kalender Konten

Meskipun Algoritme Facebook dan Instagram mungkin akan sedikit mempengaruhi hal ini, namun melakukan riset kapan waktu yang tepat untuk posting tetap sangatlah berguna.

Kesimpulan

Dalam pembuatan Social Media Style Guide anda, pikirkan bagaimana ini akan digunakan. Dokumen tersebut merupakan referensi dan panduan tentang bgaimana dan dimana perusahaan anda hadir dalam sosial media.

Sertakan contoh dan hal-hal spesifik. Jagalah agar panduannya tetap jelas dan sederhana. Beri ruang juga untuk kreativitas, tapi tetap jaga pesan brand anda konsisten. Tujuan utama dari sosial media style guide ini adalah untuk membuat hidup anda lebih mudah! Dengan Style Guide anggota-anggota perusahaan and dapat terlibat untuk urusan posting, dan anda tak perlu memikirkan apa dan kapan harus mempostingnya.