User Intent adalah “apa yang diinginkan pengguna terhadap suatu hal”.  Ada tiga jenis user intent  yang ditemukan pada calon konsumen ketika menghadapai suatu barang atau penawaran. Yang pertama adalah melihat (see) kemudian berpikir (think) dan melakukan sesuatu (Do). Tiga tahapan ini bisa Anda manfaatkan dalam strategi marketing  produk atau jasa di dalam SEO situs atau content marketing.

FIRST STEP: “see”

user intent
Pertama, orang akan melihat produk Anda

Ketika meluncurkan produk pertama kali dalam sebuah iklan, maka seseorang yang  melihat iklan bisnis tersebut masih dalam tahapan “see”. Calon konsumen ini melihat produk yang Anda tawarkan tapi belum tahu terhadap produk tersebut atau belum membutuhkannya. Strategi marketing dalam tahap ini  dapat dioptimalkan dengan memasarkan produk seluas-luasnya serta melakukan branding. Jadi biarkan produk dikenal dahulu oleh calon konsumen atau target market. Pada tahap ini, memang dituntut untuk mencari target market sebanyak mungkin. Hal ini bisa dilakukan dengan menyasar calon konsumen yang mempunyai minat sama, rentang usia tertentu, gender, pekerjaan, atau ciri lainnya yang sesuai dengan produk yang dipasarkan.

Kemungkinan untuk terjadi closing memang masih sangat kecil. Namun tahapan ini sangat berpengaruh juga terhadap kesan awal calon konsumen terhadap produk. Jadi buatlah kemasan dan iklan semenarik mungkin agar calon konsumen tertarik serta ingin mengetahui lebih jauh tentang produk tersebut. Iklan tersebut juga berfungsi sebagai branding produk. Cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan display iklan dengan penampilan foto yang menarik. Penampilan visual merupakan satu daya tarik utama, karena pertama kali yang dilihat orang di sosial media adalah foto.

Pasang foto produk tersebut di sosial media yang Anda miliki seperti Facebook, Instagram, atau blog dan website bisnis.  Selain menggunakan penyebaran secara organik, bisa juga menggunakan jasa iklan berbayar seperti FB ads, Instagram ads, Google ads dan lain sebagainya. Intinya dalam tahap “see” hanya perlu melakukan perluasan pasar agar lebih banyak orang mengetahui dan mengenal produk.

Baca juga : Tips Menarik Pelanggan Baru dan Mempertahankan Pelanggan Tetap

SECOND STEP: “Think”

user intent
Kedua, orang akan mempertimbangkan butuh produk Anda atau tidak

Setelah melakukan startegi pemasaran pada target market yang luas, maka dengan frekuensi produk yang sering terlihat akan menimbulkan keingintahuan dari calon konsumen untuk mengenal lebih jauh.  Pada tahap ini disebut “Think “, calon konsumen yang tertarik sedang memikirkan untuk membeli sebuah produk. Atau bisa juga calon konsumen tersebut akan menyimpan informasi terhadap produk dan hendak membelinya suatu saat nanti ketika sudah membutuhkan. Sehingga pada tahap ini, memperoleh kepercayaan dan meyakinkan konsumen menjadi sangat penting.

Pada tahap ini akan terjadi pembandingan terhadap produk dari brand lain. Maka yang perlu dilakukan adalah memberikan detail produk yang memiliki berbagai macam keunggulan. Anda bisa memberikan informasi penguat, manfaat produk, keuntungan bagi calon konsumen. Konten yang bagus dan menarik tentu sangat diperlukan dalam tahap ini. Selain itu bisa juga ditambahkan testimoni, review produk, serta berbagai ‘nilai plus’ pada brand.

Kemungkinan untuk terjadi closing dalam tahap ini masih 50%. Namun jangan khawatir, memang proses ini membutuhkan waktu lumayan panjang. Karena itulah, cara yang bisa dilakukan adalah memberikan fasilitas pendaftaran email, mengaktifkan fitur notifikasi, serta wishlist. Intinya buatlah calon konsumen merasa nyaman dengan brand produk Anda. Walaupun nanti tidak terjadi transaksi, tapi tetap berpeluang menjadi customer bisnis Anda.

Baca juga : Alasan Mengapa Customer Belum Percaya dengan Produk Anda

THIRD STEP: “Do”

user intent
Tahap terakhir yaitu closing

Pada tahap akhir “Do” calon konsumen sudah memutuskan untuk membeli produk, satu langkah menuju closing. Namun, dalam tahap ini kadang masih terdapat berbagai kendala sehingga menggagalkan closing. Biasanya terjadi karena calon konsumen mengalami kesulitan untuk melakukan pembelian. Maka dari itu, sebaiknya Anda membuat satu cara agar konsumen mudah melakukan transaksi, misalkan dengan tombol “buy now”. Jika Anda menggunakan media sosial, maka sebaiknya memberikan satu nomor khusus untuk melayani pembelian secara fast response. Karena pembeli cenderung membatalkan transaksi jika penjual slow response. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan jasa admin.

Pada saat terjadi transaksi, Anda juga bisa melakukan remarketing dengan memberikan penawaran produk lain yang masih dalam satu brand. Jadi, pada situs website bisa dipasang iklan beserta detail produknya, atau jika menggunakan admin maka tawarkanlah produk lain pada customer tersebut. Intinya dalam tahap ini adalah menekankan pada kemudahan customer untuk membeli serta menawarkan produk lain dalam satu brand. Selamat mencoba.