Mendirikan bisnis start up memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang harus dipersiapkan agar bisnis tersebut nantinya bisa berjalan sesuai dengan harapan. Salah satu hal penting dalam memulai bisnis adalah mencari partner kerja yang sesuai. Pada umumnya seorang entrepreneur memulai bisnis pasti memiliki beberapa kemampuan sebagai modal dasar. Namun tidak semua aspek dapat dikuasainya.

Terkadang seorang founder calon bisnis memiliki modal dasar kemampuan dalam bidang manajemen, strategi pemasaran, funding, dan bidang bisnis lainnya, tapi belum mumpuni untuk bidang teknis. Begitu juga sebaliknya, seorang calon founder bisa saja ahli dalam bidang teknis, namun ia masih lemah dalam bidang bisnis. Oleh karena itu, seorang entrepreneur startup wajib memilih partner bisnis atau pun co-founder yang tepat untuk mengisi kekosongan tersebut. Sebelum memilih seseorang untuk bekerja sama maupun memilih co-founder, ada baiknya melakukan langkah-langkah berikut ini.

  • Apa yang dibutuhkan? Kenali dahulu kemampuan Anda. Jika Anda menguasai bidang bisnis maka harus memilih Co-founder yang memiliki kemempuan di bidang pengembangan produk atau programming.
  • Siapa yang dibutuhkan? Selanjutnya tentukan posisi dan peran yang perlu diisi Co-founder. Sesuaikan skill co-founder dengan posisi dan peran yang akan menjadi tanggung jawabnya. Serta tentukan juga tugas dan tanggung jawab co-founder
  • Dimana menemukan orang tersebut? Setelah mengetahui skill apa serta bagaimana kriteria calon partner, maka selanjutnya adalah mencari orang yang sesuai. Mulailah dari kenalan pribadi atau jika tidak menemukannya, Anda bisa meminta bantuan teman untuk mencari seseorang yang sesuai kriteria.

Baca juga : Ini yang Diperlukan Saat Dua Perusahaan Menjadi Satu

Berikut ini adalah beberapa tips memilih partner bisnis dan co-founder sesuai kriteria yang tepat bagi bisnis Anda.

“Memiliki visi dan misi yang sama”

partner bisnis
Kesamaan visi sangat dibutuhkan

Memulai bisnis serta menjalankannya memang tidak mudah. Banyak hambatan dan masa-masa yang sulit. Karena itulah memilih partner bisnis harus memiliki passion serta visi misi yang sejalan dengan Anda. Bekerja dengan partner bisnis yang mempunyai visi misi passion sama akan mempercepat dan mempermudah pencapaian target perusahaan serta menghindari perbedaan pendapat dalam mengembangkan bisnis kedepannya.

“Mempunyai kelebihan yang melengkapi”

Kriteria calon co-founder maupun Partner bisnis yang ke dua adalah memiliki kelebihan yang bisa melengkapi kemampuan yang tidak Anda miliki. Seorang entrepreneur yang ahli di bidang bisnis, mungkin membutuhkan seorang programmer dalam bisnis start up-nya. Atau seseorang dengan kemampuan teknis membutuhkan partner yang mempunyai kelebihan dan kemampuan dalam aspek bisnis.

“Jujur dan dapat dipercaya”

Kejujuran dan kepercayaan adalah kriteria yang sangat penting dalam setiap hubungan bisnis. Oleh karena alasan tersebut, penting juga mengetahui track record calon partner bisnismu. Anda bisa meminta portofolio atau menghubungi relasinya di masa lalu. Serta jangan lupa membuat perjanjian tertulis secara jelas untuk kedepannya.

Baca juga : Entrepreneur Sukses akan Membangun Hubungan dengan 4 Orang Ini

“Mudah diajak berkomunikasi”

partner bisnis
Komunikasi sangat penting dalam menjalin kerja sama

Ketika Anda dan partner nanti bekerjasama, tentu akan menghasilkan beberapa keputusan bisnis sebagai sebuah tim. Karena itulah dibutuhkan komunikasi yang efisien dan efektif agar tidak terjadi kesalahan mengambil langkah yang menimbulkan kerugian bagi bisnis. Hal ini berpengaruh juga terhadap motivasi perusahaan serta efisiensi kerja.

“Toleran terhadap risiko”

Dalam bisnis start up tidak ada jaminan dapat menghasilkan keuntungan atau mencapai kesuksesan. Kadang pengambilan keputusan untuk mencapai target bisnis harus siap mengambil risiko tertentu.  Oleh karena itu akan sangat bijak jika memilih partner bisnis yang toleran terhadap risiko.

“Berpengalaman dan kreatif”

Memiliki partner kerja yang berpengalaman akan memudahkan jika Anda belum pernah terjun dalam bisnis. Ia akan sangat membantu dalam menghadapi kesulitan, memberikan solusi, serta saran untuk menghindari kesalahan pengambilan keputusan yang dapat merugikan perusahaan. Partner bisnis yang kreatif mampu membuat ide dan solusi baru yang inovatif. Hal ini sangat penting bagi bisnis start up agar mampu bersaing dengan bisnis yang sudah ada serta tetap bertahan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Semoga bermanfaat.