Akui saja siapa yang punya waktu untuk Media Sosial? Mungkin lebih tepatnya.. Kita semua seperti mempunyai waktu berjam-jam tiada habis untuk Sosmed personal kita sendiri, tapi siapa yang punya waktu untuk Social Media Marketing?

Saya bertaruh bahwa jawaban yang anda ucapkan adalah “Bukan Saya!” Tapi jika tidak ada siapapun yang bertanggung jawab untuk yang satu ini, sosial media marketing akan terus di anak tirikan, dan anda akan kehilangan peluang besar untuk mendapatkan lead.

Saya kembali bertaruh bahwa anda akan mempunyai daftar alasan untuk berdalih kenapa anda tidak bisa bertanggung jawab untuk sosial media, dan saya juga bertaruh bahwa saya telah mendenganr itu semua. Dan berikut adalah 3 Alasan paling sering saya dengar

Alasan 1: Saya tidak tahu harus memulai dari mana

Anda seperti anak kecil yang berdiri di ujung papan loncat di atas kolam renang, yang terlalu takut untuk lompat. Apa hal terburuk yang bakal terjadi? Tidak ada yang akan menyukai foto anda? Anda harus mulai dari suatu tempat, dan tips ini akan membantu anda

1) Tempat yang paling bagus untuk memulai adalah dengan membuat Sosial Media style Guide yang berisi referensi strategi anda, goals, dan action plan. Memang ini membutuhkan banyak sekali usaha di awal, namun ini akan membuat hidup anda jauh lebih mudah jika sudah ditetapkan.

2) Kenali Audience anda! Coba pikirkan tentang persona yang ingin anda jangkau dan dimana biasanya mereka sering tampil di Sosial Media. Dan ini bukan satu arah! Anda harus engage dengan mereka jika anda memang ingin dinotice oleh mereka.

Contohnya seperti DEID misalnya mengadakan sebuah seminar dan melakukan foto bersama antara peserta dengan narasumber. Maka saat memposting foto tersebut di sosial media kita dapat mentag para peserta di foto tersebut. Siapa yang tidak merasa spesial di tag dalam sebuah foto? terutama bersama pembicara yang mereka kagumi.

3) Pilihlah channel yang terbaik untuk anda. Channel di sini maksudnya Sosial Media yang mana, apakah Facebook, Instagram, LinkedIn, Youtube dll. Dan hal ini bergantung kepada jenis bisnis anda dan persona yang ingin anda jangkau tadi. Jika bisnis anda adalah B2B, channel professional seperti LinkedIn mungkin akan lebih efektif, sementara untuk bisnis B2C mungkin akan lebih sukses di Instagram.

Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Algoritme Instagram?

Alasan 2: Saya hanya tidak punya waktu untuk hal ini

Saya paham anda sibuk, bekerja di digital agency saya juga dikelilingi oleh orang-orang yang super sibuk di sini. Berikut adalah beberapa rekomendasi yang dapat membantu anda.

1) Pekerjakan para part timer atau intern, benar, sekarang sudah banyak para part timer yang bertugas untuk mengurus sosial media, kalau anda beruntung anda dapat mendapatkan mereka yang juga bisa menulis blog.

2) Bagikan tanggung jawabnya dengan menjadikan admin beberapa karyawan anda di akun sosial media anda. Untuk kreatifitas dan engagement yang maksimal, sosial media membutuhkan usaha tim. Dengan social media style guide yang dapat menjadi referensi bagi semua, semua orang bisa tahu mana yang boleh di post dan tidak boleh di post. Style guide tersebut akan memotong hingga separuh waktu-waktu yang anda buang untuk berdebat tentang apa yang perlu di post.

3) Luangkan waktu beberapa jam di awal minggu untuk menjadwalkan post anda. Separuh pertarungan dalam memposting adalah dengan menemukan ritme mood yang enak di sosial media. Mungkin akan lebih mudah jika kita duduk dan berkonsentrasi di setiap awal minggu daripada, memulai dari nol setiap hari. Tentu saja beberapa post terbaik mungkin perlu langsung dipost di saat itu juga, jadi tetaplah relevan dengan waktu anda.

Baca Juga: Tips Manajemen Waktu Bagi Pebisnis Online

Alasan 3: Saya telah mencoba Social Media Marketing untuk perusahaan saya, tapi kami tidak mendapat banyak Engagement.

Piramida tidak dibangun dalam sehari ya! Elemen paling penting dalam sosial media marketing adalah waktu, konsistensi dan kreativitas. Jika anda menuangkan waktu untuk membuat social media style guide dan menghasilkan post yang konsisten. Dijamin, anda akan mendapatkan growth … JIKA post anda creative

1) Kasih Waktu! Percayalah, membangung follower di social media bukanlah hal yang mudah, dan hal ini masih terus dilakukan oleh perusahaan manapun. Dan masing-masing perusahaan akan punya kesulitan tersendiri untuk dapat engage ke persona mereka.

2) Tetap Konsisten. Atur Goals untuk seberapa sering anda akan posting di sosial media, dan penuhi goal tersebut. Jangan menjadi seperti mereka yang membeli membership di Gym, lalu hadir selama satu minggu, kemudian mundur dan menyereha kembali dan memilih bersantai di Sofanya sambil memakan banyak snack. Tidak ada yang suka dengan orang seperti ini.

3) Jadilah kreatif atau berhenti sekalian. Pada tahun 2014 saja, ada 1500 kiriman yang bersaing utnuk muncuk di News Feed Facebook anda dalam waktu bersamaan. Kita semua sudah terkespos oleh pesan-pesan marketing, maka kreativitas sangatlah krusial untuk menarik perhatian persona kita.

Temukan apa yang berfungsi bagi perusahaan anda melalui berbagai kreativitas, eksperimen, dan yang terpenting kesabaran. Jangan patah semangat jika anda tidak mendapatkan di awal. Belajarlah dari kegagalan anda dan rayakan kesuksesan anda, entah sebrerapa kecilpun itu.

Apa alasan yang belum disebutkan di atas? Anda bisa meninggalkan komen dan kita lihat apakah saya dapat tetap menguatkan point saya bahwa Social media marketing tidak hanya sesuatu yang oke untuk dimiliki perusahaan anda tetapi telah menjadi kebutuhan yang harus dimilik untuk sukses di dunia yang kita tinggali saat ini.

Source: Mindscape